KOTA BOGOR. CEKLISSATU— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Jawa Barat,  meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang telah dilaporkan masuk ke Indonesia.

Meski belum ada kasus, langkah antisipasi terus dilakukan melalui pengawasan ketat menggunakan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).  


dr. Tengku Yenni Febrina etua Tim Kerja Penyakit Menular, Surveilans, dan Imunisasi Dinkes Kota Bogor mengatakan, pengawasan melalui SKDR melibatkan pelaporan mingguan dari rumah sakit dan puskesmas terkait penyakit menular. Sistem ini memantau kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit lain yang berpotensi mewabah.  

Baca Juga: IDI Kabupaten Bogor Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Virus HMPV


“Kami terus memantau melalui SKDR, sistem dari Kementerian Kesehatan yang berfokus pada surveillance. Hingga kini, belum ada laporan kasus HMPV di Kota Bogor. Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat,” ujar Yenn, Rabu (15/02/2025).