BANDUNG, CEKLISSATU -- Viral di media sosial, aksi vandalisme oleh orang yang tak bertanggungjawab mencorat-coret Tembok Flyover Kusumaatmadja atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat.

Dalam video yang beredar, terlihat empat orang yang sedang membuat tulisan dengan menggunakan cat semprot.

Terlihat juga sejumlah orang yang menunggu di sepeda motor. Saat diingatkan agar tidak melakukan hal vandalisme tersebut, sekelompok orang yang melakukan aksi vandalisme itu kabur.

Baca Juga: Evaluasi Pengawasan Pilpres dan Pilkada, Bawaslu Kota Bandung: Ada Delapan Pelanggaran dari Enam Laporan

Tampak hasil cat semprot tersebut bertuliskan "1933", "still a live", dan "92 th".

Coretan itu dibikin dengan warna hitam dan putih. Selain itu, ada juga lembaran kertas bertuliskan "1933" terpasang di tembok jalan sisi lain tembok jalan layang tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Satpol PP Kota Bandung akan turun tangan menelusuri pelaku vandalisme tersebut. 

Baca Juga: Atlet Taekwondo Asal Kota Bandung Hilang Sejak 2015, Keluarga Berharap Bisa Segera Pulang

Kasatpol PP Kota Bandung, Rasdian mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk tindak lanjut aksi vandalisme tersebut.

“Kita akan koordinasi sama kepolisian seperti yang sebelumnya di Babakan Siliwangi, menelusuri melalui CCTV, kita akan koordinasi sama jajaran kepolisian untuk dibantu pelacakan," kata Rasdian saat dikonfirmasi.

Pihaknya menyayangkan aksi tak bertanggung jawab itu. Ia pun mengimbau agar warga Kota Bandung dapat menjaga fasilitas Kota Bandung, bukan malah merusaknya.

Aksi Vandalisme 2.webp
VANDALISME: Viral di media sosial, aksi vandalisme oleh orang yang tak bertanggungjawab mencorat-coret Tembok Flyover Kusumaatmadja atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Usai Rumah Ridwan Kamil, Giliran Kantor Pusat Bank BJB Digeledah Penyidik KPK

"Kalau lihat estetika kota ya sayang. Memang pemerintah kota saat ini sedang menyiapkan tempat untuk corat-coret yang banyak, jangan di situ. Itu sayang, tidak memiliki kesadaran terkait Bandung-nya," tegasnya.