JAKARTA, CEKLISSATU – Ruas tol Gedebage-Tasikmalaya- Cilacap (Getaci) yang merupakan ruas tol terpanjang di Indonesia bakal dilepas kepemilikannya oleh PT Waskita (Persero) Tbk.

Kondisi finansial perusahaan dan adanya perjanjian restrukturisasi menyebabkan pelepasan proyek ini oleh PT Waskita. 

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Destiawan Soewardjono mengungkapkan, dari perjanjian Master Restructuring Agreement (MRA) alias Perjanjian Restrukturisasi Induk Waskita Karya tidak diperbolehkan lagi melakukan investasi.

Baca Juga : Usai Dikecam, Korut Sebut PBB Boneka AS

"Waskita ikut dalam share, tapi karena lender (pemberi pinjaman) itu dalam MRA kita tidak ada investasi baru di ruas tol. Jadi Waskita akan pull out. Kita akan mundur dari tol Gedebage. itu Jasa Marga yang punya, tanya Jasa Marga aja," kata Destiawan kepada wartawan usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin 21 November 2022.

Selain tidak boleh melakukan investasi baru, Destiawan alasan Waskita mundur karena kondisi finansial perusahaan.

"Alasannya Waskita gak punya duit, dalam MRA juga kita gak boleh investasi tol lagi," kata Destiawan.
Kepemilikan Waskita Karya mencapai 20% pada prosi PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) selaku Badan Usaha Jalan Tol pembangunan ruas tol ini.

Waskita dan tujuh kreditornya ini telah menandatangani MRA alias Perjanjian Restrukturisasi Induk pada Rabu (25/8/2021). Tujuh bank telah menyetujui kredit kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan outstanding sebesar Rp 21,9 triliun.