BOGOR, CEKLISSATU - Dimasyarakat kelas menengah perkotaan, orang tua sering dituntut bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Pria dengan tanggung jawab penuhnya dan wanita kerap kali membantu mengemban tanggung jawab layaknya pria agar dapat memenuhi kebutuhan hidup. Namun, tuntutan ini tidak diimbangi dengan pembagian peran yang adil di rumah. Perempuan tetap dibebani urusan domestik serta pengasuhan anak berlapis yang kerap kali disebut sebagai beban ganda atau second shift.

Deputi Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, menjelaskan bahwa pengasuhan yang setara dapat mengurangi beban ganda perempuan. “Kalau kita memandang masyarakat kelas menengah di mana mereka dituntut untuk bekerja dua-duanyaagar bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga, yang kemudian terjadi adalah beban ganda bagi para perempuan karena perempuan juga tetap dibebankan pada urusan domestik,” tekannya. Ia menekankan bahwa kesetaraan dalam membangun keluarga adalah kunci, di mana laki-laki dan perempuan harus sama-sama mengasuh anak.

Baca Juga: Sisipkan Bawang Putih saat Menanak Nasi: Bantu Turunkan Kadar Gula Darah

Kesenjangan peran ini tidak terjadi tanpa sebab, selain faktor utamanya ialah tuntutan hidup. Setidaknya faktor lainya berasal dari norma gender dan konstruksi maskulinitas. Dalam budaya patriarki, laki-laki dididik menjadi pencari nafkah utama, sementara perempuan ditempatkan sebagai pengurus rumah tangga. Seorang ayah yang ingin terlibat dalam pengasuhan kerap menghadapi pertanyaan yang tidak pernah diajarkan pada laki-laki yaitu bagaimana memandikan anak perempuan, bagaimana mengatur pengasuhan saat bekerja, atau bagaimana merawat relasi anak dengan ibu kandungnya. kerap kali pertanyaan yang menunjukkan bahwa perawatan masih dianggap domain dari seorang Ibu. Lalu adanya hambatan struktural ketika mayoritas ayah tahu pentingnya peran mereka, hanya 35,3 persen yang benar-benar terlibat dalam rutinitas harian seperti menemani anak makan atau tidur. Dan ketiadaan figur teladan. Banyak ayah yang tidak memiliki contoh peran pengasuhan dari orang tua mereka sendiri.