BOGOR, CEKLISSATU.COM – Dua pria ditangkap setelah berlagak sebagai anggota polisi dan memeras dua remaja di wilayah Pancasan, Bogor Barat.

Dengan dalih melakukan penggeledahan narkotika, polisi gadungan itu menodongkan senjata rakitan dan memborgol korban yang sedang beristirahat dini hari pada 20 September 2025.

Alih-alih menemukan narkoba, polisi gadungan itu malah membawa kabur sepeda motor dan seluruh barang bawaan dua remaja asal Jakarta yang hendak kemping ke Gunung Gede tersebut.

Baca Juga: Tangkap Polisi Gadungan Pelaku Kekerasan Seksual, Polisi: Modus Kenalan di Aplikasi Kencan

“Saat beristirahat di daerah Pancasan, pelaku mendatangi korban dan mengaku sebagai polisi, dan menggeledah korban,” jelas Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi, Senin (29/9/2025).

“Setelah digeledah, tidak ditemukan barang mencurigakan. Namun kedua pelaku malah membawa kabur motor dan seluruh barang bawaan korban,” lanjutnya.

Korban kemudian melapor kepada orang tua mereka dan selanjutnya kasus ini dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Manfaatkan Teknologi AI, Pemuda Asal Sukabumi Menyamar Jadi Polisi Gadungan, Polisi: Tipu Warga Hingga Ratusan Juta 

Polresta Bogor Kota bersama tim Resmob Polda Jawa Barat langsung melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian itu.

“Setelah mendapatkan laporan tersebut pada tanggal 20 September Kita melakukan penyelidikan, dan pada tanggal 27 September kami berhasil mengamankan dua pelaku beserta barang bukti,” ujarnya.

Dari tangan polisi gadungan itu, diamankan sejumlah barang bukti, antara lain, satu pucuk senjata rakitan jenis revolver, lima butir peluru kaliber 38 mm, satu borgol dalam kondisi terlepas, Dua unit handphone milik korban, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, barang-barang milik korban, serta satu unit kendaraan yang digunakan pelaku.

Baca Juga: Rilis Kasus Pencurian Dengan Kekerasan Polisi Gadungan di Bogor

“Senjata yang digunakan pelaku adalah rakitan, dan berdasarkan keterangan tersangka, senjata tersebut didapatkan dari orang tuanya,” jelas Aji.