PATI, CEKLISSATU - 26 desa di empat kecamatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terdampak banjir. Puluhan rumah hanyut akibat diterjang tsunami kecil.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 42 rumah rusak dengan rincian enam rumah hanyut, 11 rumah rusak ringan dan sedang di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso.
"Selanjutnya tujuh rumah hanyut dan tujuh rumah rusak berat di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso dan Kecamatan Pati ada 11 rumah rusak berat," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Minggu 17 Juli 2022.
Abdul menjelaskan, banjir bandang menerjang setelah hujan deras mengguyur wilayah Lereng Gunung Muria yang menjadi hulu beberapa sungai di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sejak Rabu malam 13 Juli hingga Kamis 14 Juli dini hari.
Baca Juga : Penjelasan BMKG Soal Hujan di Musim Kemarau Hingga Sebabkan Banjir Jabodetabek
Hujan deras yang berlangsung semalaman itu membuat tanggul beberapa sungai kehilangan kemampuan menampung debit air yang terus naik. Akibatnya, tanggul jebol dan airnya melimpah ke permukiman penduduk.
"Tanggul itu sebelumnya pernah jebol pada Senin 27 Juni dan telah diperbaiki, namun hujan deras yang mengguyur Kamis tengah malam itu menyebabkan kerusakan ke dua kalinya," ucapnya.
Petaka itu terjadi ketika sebagian besar penduduk terlelap. Air bah menyapu beberapa rumah warga, bak "tsunami kecil" yang menghantam tanpa pandang bulu. Pada saat kejadian tengah malam itu," kata dia.
BNPB kemudian mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat melakukan segala upaya yang merujuk pada mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan untuk meminimalkan dan mencegah terjadinya bencana susulan.
Upaya seperti normalisasi sungai, susur sungai, pembersihan sungai dari sumbatan sampah, perbaikan dan penguatan tanggul, sosialisasi kepada masyarakat serta memantau perkembangan cuaca agar dilakukan secara berkala.
Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan bantaran sungai agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lebih dari satu jam, maka diimbau agar evakuasi sementara secara mandiri ke lokasi yang lebih aman.
Comment