BOGOR, CEKLISSATU – Perhumas Badan Pengurus Cabang (BPC) Bogor menerima penghargaan sebagai BPC Terbaik kategori Supporting Service, sebuah pencapaian yang mencerminkan dedikasi dan kerja keras seluruh anggotanya.
Ketua Perhumas BPC Bogor, Mariana Rista Ananda Siregar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan ini.
"Terima kasih kepada Badan Pengurus Pusat (BPP) Perhumas atas dukungan dan arahannya yang telah menjadi fondasi kuat bagi kami. Penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi awal untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kami dalam mendukung komunikasi publik yang profesional dan berintegritas," ujarnya.
Penghargaan ini diberikan di tengah berlangsungnya World Public Relations Forum (WPRF) 2024, acara internasional pertama di bidang kehumasan yang diselenggarakan di Indonesia, bertempat di Bali pada 19–22 November 2024. Forum ini menghadirkan lebih dari 1.400 peserta dari 22 negara, termasuk profesional, pemimpin industri, dan akademisi, serta diorganisir oleh Perhumas Indonesia bersama Katadata Indonesia.
Baca Juga : Cara PPLI dan AJPLI Rayakan Hari Pohon Nasional, Ingin Sadarkan Pentingnya Pelestarian Lingkungan
Ketua Umum Perhumas Indonesia, Boy Kelana Soebroto, menjelaskan bahwa WPRF 2024 mengusung tema “Purposeful Influence for the Common Good” dengan fokus pada inovasi, etika, dan peran strategis PR dalam masyarakat.
"Forum ini menjadi momentum untuk mendorong dialog global mengenai tantangan dan peluang di industri kehumasan, termasuk adaptasi terhadap kecerdasan buatan (AI) dan perubahan pola konsumsi informasi dari media konvensional ke media sosial," jelas Boy.
WPRF 2024 menghadirkan 78 pembicara, terdiri dari 37 pembicara internasional dan 41 pembicara nasional. Negara-negara peserta di antaranya Australia, Prancis, Jerman, Amerika Serikat, Arab Saudi, Nigeria, dan Afrika Selatan.
World Public Relations Forum (WPRF) 2024 di Bali berlangsung selama empat hari dengan berbagai agenda menarik. Dimulai pada 19 November 2024 dengan Global Communication Knowledge Conference yang ditujukan untuk akademisi global, forum ini dilanjutkan pada 20 November 2024 dengan pembukaan resmi WPRF, melibatkan praktisi PR dari seluruh dunia.
Pada 21 November 2024, Konvensi Humas Indonesia menjadi wadah diskusi bagi praktisi lokal untuk membahas tantangan industri nasional. Acara ditutup pada 22 November 2024 dengan Pertemuan Humas Muda Indonesia (PEMUDA), yang dirancang untuk membekali praktisi muda dengan wawasan dan keterampilan baru.
Dengan lebih dari seribu peserta dan agenda yang kaya, WPRF 2024 diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem kehumasan yang adaptif terhadap perubahan global.
(Batara)
Comment