“Pak Presiden mendirikan program ini bukan tanpa alasan. Ekonomi kerakyatan menjadi pondasi yang sangat penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi tingkat dasar yang nanti berkembang menjadi pertumbuhan ekonomi se-Kota Bogor,” tuturnya.
Menurutnya, pelatihan ini merupakan modal awal bagi para pengurus untuk memahami hak dan kewajiban, serta menggali potensi lokal melalui musyawarah pembangunan kelurahan.
“Pelatihan ini adalah modal awal untuk memahami hak dan kewajiban, kemudian potensi-potensi lokal harus bisa digali dan dimunculkan dalam musyawarah pembangunan kelurahan,” lanjut Jenal.
Ia juga menekankan pentingnya konektivitas antara koperasi dan program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digencarkan pemerintah pusat.
“Konektivitas dengan Dapur Makan Bergizi Gratis mutlak harus terjadi. Tapi sebelum itu, siapkan dulu SDM-nya, siapkan dulu kemampuan kita untuk mampu menyuplai barang-barang ke depannya,” ungkapnya.
Comment