"Setiap permasalahan di lapangan, baik antar sopir maupun dengan penumpang, diharapkan dapat segera dikomunikasikan kepada Polsek agar dapat diselesaikan melalui musyawarah," tegasnya.

Kapolsek juga memberikan penekanan terkait ketertiban saat berhenti dan parkir kendaraan. Ia berharap sopir angkot dapat menjaga keteraturan di titik-titik pemberhentian, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat sekitar.

Baca Juga: HUT Ke-80 TNI: Koramil 2117 Nanggung Meriahkan dengan Jalan Santai, Sunatan Massal hingga Pengobatan Gratis

Kegiatan diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi para sopir untuk menyampaikan aspirasi, kendala operasional, serta saran terkait pelayanan transportasi di wilayah Nanggung. Seluruh masukan dicatat sebagai bahan evaluasi bersama.

Pertemuan ditutup dengan doa dan ramah tamah. Kegiatan berakhir pada pukul 21.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Terpisah, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto memberikan arahan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini perlu terus dilaksanakan untuk menjaga kedekatan antara Polri dan masyarakat, termasuk para pengemudi angkutan umum. 

Baca Juga: Sejumlah Harga Sayuran Anjlok, Petani Kalongliud Kabupaten Bogor Tetap Bertahan Demi Ketahanan Pangan

"Sopir angkot merupakan mitra strategis kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas, terutama di bidang lalu lintas dan pelayanan publik," jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Hamzah Sofyan mengimbau, masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun praktik perekrutan tenaga kerja ilegal.