KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan dan fasilitas lainnya. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) usai melepas Calon Jemaah Haji Kloter 41, Selasa (20/05/2025).
Jaro Ade menyebutkan bahwa ia langsung menindak lanjuti penugasan sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Bogor, salah satunya percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan dan fasilitas lainnya.
"Di antaranya adalah Jalan Lingkar Leuwiliang, Rancabungur, termasuk Jalan Bomang. Dan SK ini sudah hampir satu minggu dikeluarkan pak Bupati, dan kami langsung melaksanakan rapat," ungkap Jaro Ade kepada ceklissatu.com.
Jaro Ade menegaskan, sebetulnya pasca sepulang dari Parungpanjang sore hari jajarannya langsung menggelar rapat. Dalam rapat tersebut Bupati melalui SK nya ada tim percepatan untuk pembebasan lahan jalan.
Menurutnya, terdapat tahapan-tahapan hingga ada 10 item yang harus dilalui. Jaro Ade menyontohkan, ada penetepan, kemudian turun tim aprraisal, sosialisasi, itu secara administratif tidak boleh dilanggar.
"Tetapi insha Allah pesan-pesan Bupati yang menjadi skala prioritas jalan yang sudah dianggarkan pembebasan lahannya agar diserap anggaran, dan tidak bolah ada tahapan-tahapan aturan yang dilewati," terang Jaro Ade.
Saat ditanya apakah pembebasan jalan dulu ataukah peningkatan kapasitas? Jaro Ade mengatakan, kalau jalan Bomang sambil berjalan ada tahapan yang nanti pelaksanaan sudah mulai untuk lelang.
"Ada 33 miliar, ada pembebasan lahannya yang tertunda ada 20 miliar. Mudah-mudahan juga berjalan semuanya. dan ini bagian dari komitmen Pemkab Bogor untuk pembangunan yang berkelanjutan, pemerintahan yang berkesinambungan," beber Jaro Ade.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto dan Wali Kota Dedie Rachim Sepakat Perkuat Sinergi Dalam Membangun Bogor
Selanjutnya kata Jaro Ade, Jalan Lingkar Leuwiliang. Banyak sekali aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia menilai, ini tentu bentuk dari semangat, padahal Pemda juga secara tahapan demi tahapan sudah melaksanakan.
"Kita tidak mau terulang tahun dahulu, karena Bupati juga sebagai Badan Anggaran pernah mendukung anggaran pada Pemda sehingga tidak terserap. Jadi mengantisipasi agar anggaran tersebut diserap, sehingga Bupati nanti membentuk tim," jelas Jaro Ade.
Sementara itu untuk Jalan Bomang, Jaro Ade menyebutkan, masih ada beberapa tahapan. Dan ke depannya dipastikan harus ada Underpass.
"Tetapi untuk pembangunan sambil berjalan bisa dimanfaatkan dulu sementara, sehingga perlu ada langkah-langkah koordinasi dengan Kementerian Perhubungan," ucap Jaro Ade.
Baca Juga: Jadi Perhatian Bersama, Pemkot dan Pemkab Bogor akan Berkolaborasi Atasi Permasalahan Sampah
"Itu nanti akan kami laporkan ke Bupati agar nantinya membuka komunikasi secara administrasi maupun secara komunikasi lisan, minta petunjuk kepada pemerintah pusat," lanjut Jaro Ade.
"Karena ada jalan yang sudah dibangun, tetapi masih dipagar oleh pihak perusahaan kereta api. Kalau itu dibuka sebetulnya masih bisa dilalui kan. Tapi ke sini nya masih ada jembatan, dan saya sudah ke lapangan," pungkas Jaro Ade.
Comment