BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Desa (Pemdes) Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, resmi menyalurkan 60 unit perangkat komunikasi Handy Talky (HT) kepada 17 ketua RW dan 43 ketua RT, Senin (2/6/2025). Penyerahan berlangsung di Aula Desa Tugu Selatan dan menggunakan anggaran dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama tahun 2025.

Perangkat yang diberikan adalah HT Alinco VHF/UHF Dual Band FM Transceiver DJ-CRX7 buatan Jepang, yang dikenal handal dalam mendukung komunikasi dua arah di medan menantang.

Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, menyampaikan bahwa distribusi HT ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem komunikasi di wilayah yang rawan bencana, seperti banjir dan tanah longsor.

Baca Juga: Dinas Sosial Jabar Salurkan Bantuan Logistik, Dukung Dapur Umum Penanganan Bencana Longsor Cirebon

“Kami membagikan HT kepada seluruh RW dan RT sebagai bagian dari pemanfaatan dana desa. Karena Tugu Selatan berada di wilayah rawan bencana, komunikasi antarwilayah sangat penting agar informasi terkait lingkungan atau kejadian darurat bisa tersampaikan lebih cepat dan efektif,” jelas Eko.

Dalam pengelolaan frekuensi dan pemeliharaan perangkat, pihak desa bekerja sama dengan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) Kecamatan Cisarua, yang juga akan mengatur penggunaan frekuensi khusus dalam sistem komunikasi desa (Siskomdes).

Sementara itu, Ketua Paguyuban RT-RW Tugu Selatan, Oman, mengapresiasi langkah ini dan menekankan pentingnya perangkat tersebut dalam menghadapi situasi darurat.

 “Kami berterimakasih kepada Pemdes atas dukungan ini. HT ini sangat membantu, apalagi dalam kondisi bencana atau kebakaran. Komunikasi jadi lebih cepat dan akurat. Tapi karena ini inventaris desa, jika masa jabatan kami berakhir, perangkat harus dikembalikan ke Pemdes,” ungkap Oman.

Penyaluran HT ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan respons cepat antarwilayah, khususnya dalam menghadapi potensi bencana di Desa Tugu Selatan.

(Acep Mulyana)