BOGOR, CEKLISSATU - Peristiwa penemuan sepeda motor tanpa pengendara di jembatan penghubung Kelurahan Cipaku dan Kelurahan Pamoyanan, Kota Bogor, pada Kamis (13/8/2026), mulai menemukan titik terang.
Pengendara sepeda motor tersebut diketahui bernama Bayu Zulkarnaen, yang merupakan Pustakawan Pertama pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor. Sementara tas dan helm milik Bayu ditemukan di aliran Sungai Cisadane.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Taufik, membenarkan bahwa sepeda motor di ujung jembatan serta tas dan helm yang di temukan merupakan kendaraan serta barang yang digunakan Bayu.
"Pertama, saya turut berduka atas musibah yang dialami oleh staf kami, yaitu Bayu Zulkarnaen. Beliau adalah Pustakawan Pertama," ujar Taufik kepada wartawan saat ditemui di Kantor Kelurahan Cipaku seusai mengikuti proses pencarian, Kamis, malam (13/8/2026)
Baca Juga: Anak 6 Tahun Hanyut di Sungai Cibungbulang, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Taufik mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari sejumlah saksi di lokasi, peristiwa tersebut terjadi ketika Bayu dalam perjalanan pulang dari tempat kerja menuju rumahnya di wilayah Pamoyanan.
"Dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di wilayah Pamoyanan, tepatnya di Gang Amil, beliau melintas melalui jalur alternatif yaitu RT 01/RW 03 Kampung Sukasari. Nah, menjelang melintas di Jembatan Cisadane, informasi dari saksi yang menemukan, motornya ada di pinggir ujung jembatan, sementara korban terindikasi hanyut ke sungai," ungkapnya.
Taufik menegaskan, pada Kamis (13/8/2026), Bayu masih bekerja seperti biasa. Ia bahkan sempat bertemu dengan Bayu sebelum meninggalkan kantor.
"Dia pulang kerja. Malah tadi saya ketemu jam 4 sebelum saya pamit duluan. Saya hello, biasalah di ruangan," terangnya.
Sementara itu, proses pencarian terhadap Bayu yang dilakukan tim gabungan pada Kamis malam dihentikan sementara. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan standar operasional prosedur (SOP) dan batas waktu pencarian.
"Hasil keputusan dengan tim, dengan Damkar, dengan Kabid Pemadam Penyelamatan, bahwa SOP harus selesai atau maksimal jam 22.00. Sementara kita sudah lewat, sekarang jam 22.30. Sehingga insyaallah besok dilanjut untuk pencarian korban, dan mohon doanya dari semua teman-teman," pungkas Taufik.
Proses pencarian Bayu selanjutnya dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Jumat (14/8/2026) oleh tim gabungan.
Comment