BOGOR, CEKLISSATU.COM – Ratusan orang tua murid, alumni dan komite SDIT Roudhotul Jannah Ciawi melakukan aksi menuntut mengaktifkan kembali kepala sekolah dan guru yang sebelumnya telah diberhentikan, Selasa (19/8/2025).
Selain itu, aksi para orang tua murid SDIT Roudhotul Jannah itu juga menuntut untuk mengevaluasi dan mencopot Direktur Yayasan JS dari jabatannya.
Pada saat menyampaikan orasinya, perwakilan orang tua murid menyampaikan, pemberhentian kepala sekolah dan guru SDIT Roudhotul Jannah oleh yayasan itu mereka anggap tidak sesuai, dan menimbulkan keresahan para orang tua murid.
Baca Juga: Pemkot Bogor akan Merger 23 SD Negeri Menjadi 11 Sekolah Tahun Ini, Disdik Beberkan Alasannya
Usai menyampaikan tuntutan melalui aksi damai tersebut, beberapa perwakilan masa aksi damai itu melakukan mediasi dengan pihak Yayasan Roudhotul Jannah.
“Beberapa tuntutan dikabulkan pada hari ini SP (Surat peringatan) dari 1,2,3 sudah dibatalkan sekaligus untuk Pak Edi Sudah selesai jadi kegiatan belajar seperti biasa dan normal,” ujar koordinator aksi, Hakiyudin.
"Sedangkan untuk pak sopian masih ada proses yang sedang dinegosiasi. Mengenai aturan akan di revisi, dalam waktu seminggu ini akan dibuat lagi sesuai dengan win-win solution, kita berharap pada hari senin depan Pak Sopian bisa mulai mengajar lagi,” tambahnya.
Baca Juga: Bakal Buka Kelas Bilingual, SDIT Asy-Syukriyyag Tangerang Contek Pembelajaran di SD Bina Insani
Di lokasi yang sama, Kepala Sekolah SDIT Roudhotul Jannah yang sebelumnya diberhentikan, Edi Sutisna, menyampaikan rasa syukur dan berharap rekannya di hari Senin mendatang dapat kembali mengajar.
"Tak terbayang oleh saya atensi semua seperti ini, kami akan tetap menjalankan tugas." Ujarnya.
Edi juga menjamin guru dapt kembali mengajar, dan ia akan menjaga hak-hak anak muridnya.
Baca Juga: DP3A Kota Bogor Bakal Turun Tangan Dampingi Korban Pencabulan di SDIT At Taufiq
"Dari pertemuan tadi kami harap sebetulnya masuk besok tapi ternyata tidak bisa samapai ada titik temu di minggu ini. Kita berharap pak sopian maksimal di senin depan mulai mengajar lagi,” tutup dia.
Comment