BOGOR, CEKLISSATU.COM – Manajemen Mal Botani Square dan Hotel Santika Bogor membuka transparansi pengelolaan limbah dengan mengajak awak media meninjau langsung di lokasi, Senin (4/5/2026).
Langkah itu dilakukan untuk merespons isu yang sempat mencuat, sekaligus menegaskan bahwa operasional Botani Square telah sesuai regulasi dalam pengolahan limbah, serta komitmen menjaga lingkungan tetap terjaga.
Juru Bicara Manajemen Mal Botani Square dan Hotel Santika Bogor, Harlan Bestari Bengardi mengatakan, pihak perusahaan berkomitmen dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan tersebut.
Baca Juga: Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai Ciparigi, Dedie Rachim Tunggu Laporan Lurah dan Camat
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Bogor dan jajaran manajemen bahwa operasional pengolahan limbah kami telah sesuai dengan aturan main,” jelas Harlan.
Meski demikian, Harlan mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan beberapa perbaikan, salah satunya dalam hal komunikasi serta sosialisasi kepada warga sekitar lingkungan perusahaan.
Selain itu, Harlan menyebut, bahwa keluhan yang sempat muncul kemungkinan disebabkan oleh edukasi dan sosialisasi yang belum sampai kepada seluruh lapisan masyarakat luas.
Baca Juga: Jadi Tempat Penimbunan Limbah B3, Lahan Kosong di Gunung Putri Disegel DLH, Polisi Amankan Excavator
“Kami sepakat antara manajemen Botani Square, Hotel Santika, dan Pemkot Bogor untuk segera melakukan sosialisasi, sehingga warga lebih teredukasi mengenai cara pengolahan limbah yang kami lakukan,” ujar Harlan.
Selain itu, Harlan juga menjelaskan, terkait hubungan dengan warga sekitar menurutnya, selama ini perusahaan telah melaksanakan berbagai kegiatan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Di antaranya pengobatan gratis, donor darah, hingga santunan anak yatim dan kurban setiap tahun.
Baca Juga: PPLI Dorong Kolaborasi Lingkungan dan Sosial melalui Ramadan Sustainability Talk
Akan tetapi, menurutnya dinamika yang ada di masyarakat dapat berubah sehingga diperlukan pendekatan yang lebih intensif oleh pihak manajemen.
“Mungkin ada penduduk baru yang belum tersosialisasi. Ke depan, kami akan lebih intensif lagi berkoordinasi dengan Pak Lurah dan pihak terkait,” jelasnya.
Terkait dengan teknis pengolahan limbah, pihak manajemen Botani Square menegaskan, bahwa selama ini dikelola secara mandiri melalui sistem yang terintegrasi.
Baca Juga: Ubah Limbah Jadi Beton Kuat, Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Berbasis Limbah Industri
Untuk limbah tertentu yang mengharuskan penanganan khusus, pihak manajemen bekerja sama dengan pihak ketiga yang dipilih melalui proses tender transparan sesuai regulasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Harlan menekankan, bahwa baik Botani Square maupun Hotel Santika berada di bawah naungan manajemen profesional yang memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat.
“Santika memiliki puluhan hotel di seluruh Indonesia, begitu juga dengan manajemen gedung kami. Kami tidak bekerja secara reaktif, tapi preventif. Jika kapasitas sudah mencapai 70 persen, persiapan pengembangan sistem sudah kami lakukan jauh-jauh hari,” tegasnya.
Comment