KOTA BOGOR, CEKLISSATU.COM - Satu unit rumah di Kampung Babakan Baru, RT 001 RW 014, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, hangus terbakar pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. 

Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas yang sedang digunakan untuk memasak oleh pemilik rumah, yang juga membuka usaha warung makan.

Menurut saksi mata, Rita (41), yang merupakan tetangga korban, ledakan terjadi secara tiba-tiba saat ia sedang tidur.

Baca Juga: Kandang Ayam di Sukahati Cibinong Terbakar, Ribuan Ekor Ayam Mati Terpanggang

“Saya lagi tidur, mendengar suara ledakan besar. Pas saya lihat dan keluar rumah, korban lari ke bawah, bajunya kebakar semua, terutama yang perempuannya. Saya semprotkan air, Setelah itu korban saya bawa ke Rumah Sakit,” ujar Rita.

Rita mengungkapkan bahwa empat orang berada di rumah tersebut saat kejadian, termasuk seorang anak berusia lima tahun. Dua di antaranya, pasangan suami istri pemilik rumah, mengalami luka bakar paling parah.

IMG_20251129_102120.webp
KEBAKARAN: Satu unit rumah di Kampung Babakan Baru, RT 001 RW 014, Kelurahan Cipaku, Kota Bogor, hangus terbakar pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. FOTO: ACHMAD JUMAEDI/CEKLISSATU.COM

“Api udah gede banget. Mereka lagi masak, jualan. Semua panik karena apinya cepat membesar,” kata Rita.

Baca Juga: BPBD Kota Bogor Salurkan Bantuan Sementara untuk Korban Kebakaran di Ciheuleut

Sekretaris Dinas Kebakaran Kota Bogor, Theo Patrocinio, membenarkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh ledakan tabung gas. 

Ia menjelaskan bahwa personel pemadam kebakaran berhasil tiba dengan cepat karena sedang siaga dalam kegiatan di dekat lokasi.

“Kejadian pas di dekat lapangan Genteng. Personil kita lagi standby, jadi begitu ada laporan langsung meluncur. Kalau terlambat sedikit saja, kebakaran bisa merembet ke rumah lain karena lokasinya padat penduduk,” kata Theo.

Baca Juga: Kebakaran Besar Landa Komplek Militer Angkub Bengrad Turangga, Enam Rumah Dinas Hangus Satu Korban Jiwa

Namun, Theo mengakui bahwa akses mobil pemadam sempat terhambat akibat padatnya parkiran di area tersebut.

“Ada sedikit hambatan karena parkir sangat padat. Bahkan tadi ada rumah warga yang tersenggol unit pemadam, kami mohon maaf dan nanti akan dikoordinasikan dengan RT dan RW karena ini situasi darurat,” ujarnya.

Theo juga menyampaikan bahwa pasangan suami istri pemilik rumah mengalami luka bakar mencapai 80–90 persen dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Kebakaran Gudang Oli Bekas di Gunung Putri, Akses Sulit Hambat Damkar

“Dugaan sementara kebocoran gas terjadi karena ventilasi yang kurang baik. Saat kejadian, suami istri itu sedang memasak untuk warung mereka,” jelasnya.

Petugas pemadam berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain, namun rumah korban mengalami kerusakan berat.