Pembongkaran bangunan lama menjadi bagian awal dari rangkaian revitalisasi kawasan Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Ke depan, kawasan pasar tradisional tersebut akan dikembangkan dengan konsep yang lebih modern.
Baca Juga: BRINS dan PPJ Resmi Gandeng Pedagang Pasar Bogor dalam Program Asuransi Kios, Ini Kata Jenal Mutaqin
Selama proses pembangunan berlangsung, para pedagang diarahkan untuk sementara waktu pindah ke lokasi lain, salah satunya ke Pasar Jambu Dua.
"PKL di Pasar Bogor sendiri sudah ada yang booking tempat, cuma kita belum cek datanya berapa. Tapi yang pasti pada 25 Maret nanti mereka semua sudah pindah,” terangnya.
Dalam konsep revitalisasi yang sedang dimatangkan, kawasan Pasar Bogor nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pasar tradisional.
Sejumlah fasilitas baru juga direncanakan hadir, seperti gedung parkir, hotel, hingga convention hall.
Baca Juga: Penataan Pasar Bogor, Jenal Mutaqin: Pemkot Masih Izinkan Pedagang Berjualan dengan Syarat
"Insya Allah ke depan Pasar dan Plaza Bogor akan menjadi gedung parkir, convention hall, perhotelan, tenant-tenant kuliner, pasar tematik dan pasar bersih,” kata Jenal.
Proyek revitalisasi tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran yang cukup besar, bahkan mencapai ratusan miliar rupiah.
"Lebih kurang Rp600 miliar. Konsepnya masih terus kami matangkan. Tahun 2026 kita gas untuk beauty contest,” ujarnya.
Pembangunan Pasar Bogor diperkirakan memakan waktu hingga tiga tahun. Karena itu, masyarakat diminta bersabar hingga proyek revitalisasi selesai dan kawasan pasar dapat beroperasi kembali dengan konsep yang lebih modern.
Baca Juga: Sampaikan Aspirasi Sempat Lakukan Long March, Relokasi Pedagang Pasar Bogor Ditunda Hingga Lebaran
"Iya bisa sampai tiga tahun. Dengan konsep lebih modern ini diharapkan mendukung program pemerintah menjadikan Bogor sebagai kota jasa dan wisata,” katanya.
Comment