KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Inspektorat Kabupaten Bogor masih melakukan pengumpulan fakta terkait ambruknya atap SMKN 1 Cileungsi yang terjadi pada 10 September 2025 lalu.
Hingga kini, pihak Inspektorat mengaku kesulitan menemukan pihak pelaksana pembangunan sekolah tersebut yang diduga memiliki konstruksi bangunan lemah.
Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Arif Rahman, mengatakan pihaknya sudah mengantongi alamat pelaksana, tetapi, ketika dilakukan pengecekan langsung, tidak ada respon dari pihak terkait.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Kualitas Buruk Pembangunan SMKN 1 Cileungsi
“SMKN 1 Cileungsi lagi pengumpulan fakta, kita lagi cari pihak pelaksananya karena sampai sekarang belum ketemu. Alamatnya kita sudah punya, tadi cek di sana tidak ada respon,” ujar Arif kepada wartawan, Sabtu (20/9/2025).
Arif juga menjelaskan, tim Inspektorat menghadapi kendala dalam melakukan pemeriksaan fisik di lapangan.
Sebab, bagian bangunan yang ambruk sudah dibongkar.
“Untuk pemeriksaan fisik, kita kesulitan karena di lokasi sudah dibongkar,” jelasnya.
Baca Juga: Gubernur Jabar Instruksikan Pembangunan Ruang Kelas Baru Pasca Ambruknya SMKN 1 Cileungsi
Meski demikian, Arif menegaskan pihaknya akan terus berupaya menemukan pelaksana proyek pembangunan sekolah tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban.
“Kita baru akan sampaikan nanti kalau ketemu dengan pelaksananya, karena sampai sekarang belum bisa ketemu sama pelaksananya,” katanya.
Arif memastikan tidak ada batasan waktu dalam proses pengumpulan fakta ini. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar pelaksanaan segera bisa dihadirkan.
“Kita enggak ada batasan waktu, kita juga koordinasi terus sama Disdik minta bantuan agar segera bisa dihadirkan,” pungkasnya.
Comment