Ide-ide yang ditampilkan mencerminkan potensi besar anak muda sebagai pelaku usaha kuliner pangan dalam menjawab tantangan dan krisis lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Bogor melalui inovasi ekonomi kreatif.
Beragam ide kreatif telah dipaparkan, mulai dari pengolahan bahan pangan lokal, inovasi produk olahan bernilai jual tinggi, hingga konsep bisnis yang mendukung rantai pasok pangan yang adil dan ramah lingkungan.
Ada sebanyak 15 UMKM hadir dan mempresentasikan ide serta gagasannya dalam final pitching hari ini yaitu Ayam Potong Millenial, Nalega Farm, Ciput, Klangenan, Raos A28, Tikolot, Nyai Kito, Mami Wita, Jamu Jowo, Chaesa, Mr Banasik, Dapoer Amie, Siomay Es Sekoteng, Jbowl Kitchen serta Lumpia Ebi. UMKM tersebut dipilih melalui seleksi dan telah melewati masa inkubasi bisnis. Dari total 15 peserta UMKM, terpilih sebanyak 3 UMKM yang berhasil menjadi juara dalam program ini berdasarkan beberapa penilaian dari dewan juri, dengan kriteria Business Plan, Founders Mentality, dan Green Business Feasibility.
Ketiga UMKM yang menjadi juara tersebut ialah (1) Raos A28, merupakan UMKM yang menjual produk berupa singkong dan combro frozen. Bahan bakunya diperoleh dari petani singkong lokal yang dan limbah produksi berupa kulit singkong diolah menjadi pupuk kompos atau untuk pakan ternak; (2) Mr Banasik ialah UMKM dengan produk unggulannya adalah pisang nugget.
Bahan baku tepungnya menggunakan tepung mocaf. Konsep usaha kuliner ini mengedepankan zero waste, dimana limbah hasil produksi berupa kulit pisang dan minyak jelantah dikumpulkan kemudian dijual ke pengepul untuk dikelola menjadi biodiesel; (3) Tikolot, yaitu produk olahan minuman sari pala yang segmentasi pasarnya adalah anak muda.
Inisiatif produk ini berawal dari buah pala yang banyak terbuang begitu saja di kebun petani (limbah pangan), kemudian diolah menjadi minuman segar dan berkhasiat bagi tubuh. Bahan bakunya diperoleh dari petani pala lokal dan kemasannya pun menggunakan botol kaca sehingga lebih sustainable, tidak ada sampah kemasan karena botolnya dapat dikembalikan lagi ke penjual setelah dikonsumsi.
Comment