“Ada sekitar enam puluhan keris dan kujang. Ini baru dua ruangan, nanti ruangan lainnya akan diisi wayang golek. Bogor ini sebenarnya luar biasa, terutama wayang golek, gamelan Jawa Barat, dan gamelan Sunda yang bisa kita pamerkan di sini,” katanya.
Fadli Zon juga menyebut Bogor memiliki sejarah panjang sebagai daerah pengrajin wayang golek dan gong.
“Wayang golek itu salah satu pusat pembuatannya ada di Bogor. Maestro-maestronya, seperti almarhum Pak Ahim dan Pak Makmur, adalah pembuat wayang-wayang hebat puluhan tahun lalu. Kemudian ada juga pengrajin gong, angklung, selain di Bandung juga ada di Rumpin. Sebenarnya banyak yang bisa kita pamerkan di sini, pelan-pelan akan kita datangkan,” ungkapnya.
Baca Juga: Museum Pajajaran Jadi Titik Awal Edukasi Sejarah Peradaban Kota Bogor
Ia menambahkan, pameran ini tidak hanya menampilkan benda pusaka, tetapi juga mengandung nilai ekonomi budaya melalui bursa koleksi bagi para penggemar dan kolektor.
“Sekarang dimulai dengan kujang dan keris, dan juga ada bursa. Jadi ada ekonomi budayanya. Bagi mereka yang tertarik mengoleksi, disediakan tempat agar para kolektor bisa memiliki koleksi di sini,” ujarnya.
Ke depan, Fadli Zon berharap Museum Pajajaran dapat terus dikembangkan dengan berbagai ekspresi budaya lainnya.
Comment