BOGOR, CEKLISSATU.COM - Sebanyak 107 warga di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan MBG (Makan Bergizi Gratis).
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Ekka Sakti Koeswanto, membenarkan adanya kejadian warga yang keracunan MBG tersebut.
Berdasarkan data yang diterimanya, puluhan warga terdampak dan harus mendapatkan penanganan medis.
Ia menjelaskan, peristiwa keracunan MBG itu bermula pada Senin (6/4/2026), saat pelaksanaan program MBG di salah satu posyandu di wilayah Tanjungsari, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: 49 Korban Diduga Keracunan MBG di Bogor Sudah Dipulangkan, Satu Korban Masih Dalam Perawatan
Warga yang hadir saat itu mengonsumsi makanan yang telah disediakan.
Makanan tersebut disantap sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, gejala baru dirasakan pada malam hari, ketika sejumlah warga mulai mengalami diare dan dehidrasi.
"Gejala muncul pada malam hari, seperti diare dan dehidrasi," jelasnya, Rabu (8//4/2026).
Kondisi tersebut membuat para korban merasa lemas, sehingga mereka memutuskan mencari pengobatan ke puskesmas maupun klinik pada keesokan harinya, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Puluhan Siswa SD di Bogor Diduga Keracunan MBG, Puskesmas Amankan Sampel Makanan
Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas korban merupakan anak-anak dan ibu-ibu. Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk kaitannya dengan makanan MBG.
"Mayoritas korban anak-anak dan ibu-ibu. Untuk penyebab pastinya, kami masih belum bisa memastikan berasal dari MBG," kata Ekka.
Saat ini, Polsek Tanjungsari bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor masih memprioritaskan penanganan terhadap para korban. Pemantauan juga terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya tambahan kasus.
Baca Juga: 20 Siswa SDN Meruya Selatan 01 Mual dan Muntah Diduga Keracunan MBG, Tujuh Dilarikan ke RS
"Fokus kami saat ini pada pemulihan pasien. Kami juga terus memantau perkembangan di puskesmas dan klinik, khawatir ada korban tambahan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pasir Tanjung, Rizal Baharudin Zen, mencatat sedikitnya 107 warga terdampak dari total 315 penerima distribusi makanan di enam posyandu.
"Jumlah warga yang terdampak itu 107, yang laporan sekarang ini sudah masuk," ujarnya.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di KBB Berlanjut, DPRD Jabar Soroti Pengawasan dan Proses Produksi Makanan
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, membenarkan adanya peristiwa dugaan keracunan MBG di wilayah Kecamatan Tanjungsari tersebut.
"Sedang dilakukan penelusuran dan hingga saat ini prosesnya masih berlangsung," ujarnya.
Comment