BOGOR, CEKLISSATU.COM – Debu tebal dari lalu lalang truk tambang di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mulai meresahkan. 

Tidak hanya warga sekitar, aktivitas sekolah dasar hingga pelayanan kesehatan di puskesmas ikut terganggu akibat debu yang beterbangan akibat aktivitas truk tambang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mengurangi dampak debu dari aktivitas truk tambang.

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Pastikan Klapanunggal Dapat Penanganan, Personel Dikerahkan Awasi Truk Tambang

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Damkar untuk melakukan penyemprotan jalan tambang di Klapanunggal yang sekiranya terdampak debu-debu yang dilalui oleh truk-truk itu," ujar Bayu saat diwawancarai Ceklissatu.com, Selasa (2/9/2025).

Lebih lanjut, Bayu menambahkan, bahwa pihaknya juga akan tetap menurunkan petugas untuk menjaga ketertiban lalu lintas di jalur tambang. 

"Harapannya tertib, kita akan turunkan petugas di sana untuk menertibkan," tegasnya.

Baca Juga: Truk Tambang di Klapanunggal Diduga Masih Beroperasi 24 Jam, Dishub Lakukan Langkah Preventif dan Penindakan

Langkah penyemprotan jalan itu diharapkan dapat meminimalisir dampak debu terhadap masyarakat, khususnya bagi pelajar dan pasien puskesmas yang setiap hari harus beraktivitas di sekitar jalur tambang Klapanunggal.