BOGOR,CEKLISSATU.OM - Sebanyak 107 warga diduga keracunan MBG, di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, pada Senin (6/4/2026).

Perwakilan Dapur SPPG Pasir Tanjung, Reynaldi mengatakan, bahwa sampel makanan MBG yang dibagikan kepada masyarakat saat ini tengah menjalani pemeriksaan di laboratorium.

"Saya Reynaldi, mitra dari SPPG Pasir Tanjung. Menanggapi kejadian yang terjadi di masyarakat dan posyandu sebagai penerima manfaat, saat ini sampel makanan sedang diuji di laboratorium. Hal ini berkaitan dengan adanya 106 warga yang diduga terdampak keracunan MBG,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Diduga Keracunan MBG Kembali Terjadi, 107 Warga Tanjungsari Bogor Alami Diare Massal

Ia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari dugaan keracunan yang dialami para penerima manfaat, termasuk siswa dan warga.

"Sampel sedang dianalisis untuk mengetahui kandungannya, sekaligus menjawab penyebab banyaknya warga yang jatuh sakit setelah mengonsumsi makanan dari dapur kami," jelasnya.

Reynaldi menegaskan, pihaknya siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk menanggung seluruh biaya pengobatan para korban dugaan keracunan MBG itu.

Baca Juga: 49 Korban Diduga Keracunan MBG di Bogor Sudah Dipulangkan, Satu Korban Masih Dalam Perawatan 

"Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab sepenuhnya dan membiayai pengobatan hingga para korban pulih. Kejadian ini juga menjadi bahan evaluasi agar ke depan kualitas makanan dari Dapur SPPG Pasir Tanjung bisa lebih terjaga dan tidak terulang," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh korban saat ini sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan medis.

"Dari informasi di lapangan, sebelumnya sempat ada satu orang yang dirawat. Namun tadi malam saya sudah memastikan, seluruh korban sudah kembali ke rumah masing-masing," pungkasnya.