KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan alasan penamaan Masjid Raya Pakansari, Kabupaten Bogor dengan nama Nurul Wathon, yang berarti cahaya negeri.
Rudy Susmanto menyebutkan, nama tersebut dipilih sebagai penyebutan awal sambil menunggu arahan dan masukan resmi dari para kyai serta ulama Kabupaten Bogor.
"Penamaan awalnya Nurul Wathon. Ini sambil menunggu arahan para kyai dan ulama untuk penetapan nama masjid secara resmi,” ucap Rudy Susmanto, Jumat (12/12/2025).
Baca Juga: Tinjau Masjid Raya Pakansari, Wamen Haji dan Umroh Janji Kawal Embarkasi Bogor
Rudi Susmanto menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap usulan nama lain dari berbagai tokoh agama dan organisasi Islam.
Namun, makna cahaya negeri dianggap selaras dengan tagline Kabupaten Bogor, yaitu Kuta Udaya Wangsa pusat kebangkitan bangsa.
“Kuta Udaya Wangsa, pusat kebangkitan bangsa, bicara tentang bangsa, di sinilah cahaya bangsa itu hadir,” jelas Rudy Susmanto.
Terkait progres pembangunan, Rudy Susmanto menyampaikan, pengerjaan masjid terus dipercepat.
Secara fisik, kata Rudy Susmanto, bagian luar bangunan masih terlihat banyak kekurangan. Tetapi, penyelesaian interior sudah memasuki tahap akhir.
“Target kami akhir Desember insyaAllah sudah lebih dari 90 persen, bagian dalam sudah mulai finishing, termasuk pemolesan lantai dan pemasangan aksesori,” tutur Rudy Susmanto.
Baca Juga: Masjid Raya Pakansari Kabupaten Bogor akan Dilengkapi Hotel Haji, DPKPP: Pembangunan Dimulai 2026
Rudy Susmanto berharap pada penghujung tahun nanti, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama masyarakat dapay mengadakan doa bersama di Masjid Raya tersebut.
“Mudah-mudahan di akhir tahun kita bisa menggelar doa bersama di Masjid Raya Bogor ini,” pungkasnya.
Comment