Menurut Jey hal itu hanya bisa dilakukan oleh Pemerintah pusat yang memiliki akses dengan pimpinan negara tersebut.
"Kami berharap generasi milenial sekarang ini dapat lebih memahami sejarah yang ada di kota Bogor." Harapnya.
Ia mengatakan bahwa Kegiatan ini dapat. memberikan edukasi secara ilmiah tentang sejarah bahwa di dalam sejarah ada tekhnologi yang luar biasa sebenarnya yang harus dipelajari karena itu salah satu bentuk kemajuan peradaban masa lampau mungkin bisa menjadi acuan untuk saat ini
"Ya intinya dengan adanya kegiatan ini semoga pemerintah pusat dapat membantu dalam hal pengembaliam naskah kuno milik bangsa khususnya naskah Bujangga Manik, itu targetnya."imbuhnya.
Selain itu, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat akan membuka kegiatan Pameran Pakwan Pajajaran Kota Sains, dalam sambutannya ia mengatakan bahwa acara tersebut menjadi bagian dalam Hari Jadi Bogor yang bertepatan pada hari selasa (3/6/2025) mendatang.
"karena memang kegiatan ini saya fikir penting membangun budaya dan peradaban itu perlu yang namanya Sains, Tekhnologi kemudian juga seni, budaya perangkat sosial dan lain sebagainya."jelasnya.
MenurutnyanTerkait hal itu nanti akan diungkapkan berdasarkan fakta dan sejarah dimana ternyata budaya Sunda itu sudah sedemikian maju, hebat namun tidak banyak yang mengetahui.
Baca Juga: Dua Stasiun Peninggalan Kolonial Belanda Bakal Dipercantik, Menhub: Kedepankan Kenyamanan Pelanggan
"Nah ini mungkin nanti dari seminar dari diskusi InsyaAllah semua hal yang perlu diketahui itu akan bisa kita manfaatkan sebagai pijakan langkah kita kedepan mengambil sesuatu yang penting buat masa depan anak-anak kita."tutupnya.
Sebagai informasi pada kegiatan itu dihadiri langsung oleh Ketua Panitia Hari Jadi Bogor Ke-543 sekaligus Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Iceu Pujiati serta tamu undangan lainnya.
Comment