BOGOR, CEKLISSATU.COM– Abu vulkanik yang berpotensi terpapar kepada masyarakat bukan hanya meninggalkan debu di jalan dan rumah. Partikel halus tersebut juga dapat masuk ke saluran pernapasan serta memicu iritasi pada mata dan kulit. Dinas Kesehatan Kota Bogor pun membagikan sejumlah langkah sederhana agar warga tetap aman saat beraktivitas di tengah paparan abu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, mengatakan masyarakat perlu mengenali terlebih dahulu potensi dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Gangguan yang perlu diwaspadai terutama terjadi pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.
“Yang pertama yang harus kita waspadai adalah potensi dampak terhadap kesehatan. Yang pertama, gangguan kesehatan saluran napas, kemudian mata, dan kulit,” kata Erna.
Untuk melindungi saluran pernapasan, masyarakat dianjurkan menggunakan masker sesuai standar, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Sementara untuk melindungi mata, warga disarankan menggunakan kacamata ketika berada di luar ruangan. Kulit juga perlu dilindungi dengan mengenakan pakaian tertutup.
Erna juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.
Salah satu hal yang kerap luput dari perhatian adalah cara membersihkan abu vulkanik di lingkungan rumah.
Comment