JAKARTA, CEKLISSATU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan edukasi keuangan syariah untuk perempuan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.
Hal ini disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi dalam rangka Hari Ibu bersama dengan Anggota Fatayat Nahdlatul Ulamadi Jakarta, seperti dikutip dari laman resmi OJK, Senin 26 Desember 2022.
"Peran Ibu dalam sebuah keluarga sangatlah penting karena biasanya seorang Ibu juga berperan sebagai "Menteri Keuangan" dalam sebuah keluarga yang bertugas mengatur keuangan keluarga. Dan, ada pepatah yang mengatakan apabila kita mendidik seorang Ibu maka kita mendidik satu generasi," kata Friderica.
Baca Juga : Pembiayaan Kredit Paling Banyak Diadukan ke OJK
Lebih lanjut, Friderica menyampaikan, bahwa OJK akan terus menjadikan perempuan sebagai prioritas utama tujuan edukasi keuangan.
Pada 2022 ini, OJK telah melaksanakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang menunjukkan angka yang menggembirakan dimana untuk pertama kalinya indeks literasi keuangan perempuan lebih tinggi yakni sebesar 50,33 persen dibanding laki-laki 49,05 persen.
Besarnya peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, membuat hal ini perlu didukung berbagai program untuk meningkatkan potensi dan perannya.
"Beberapa inisiatif strategis OJK dalam mendukung pemberdayaan perempuan antara lain edukasi dan literasi keuangan, pengembangan produk keuangan, dan penguatan kerangka perlindungan konsumen," jelas Friderica.
OJK akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholders untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat dimulai dari lingkungan terkecil melalui peran Ibu dalam pemberdayaan ekonomi keluarga.
Comment