BOGOR, CEKLISSATU – Calon Wali Kota Bogor nomor urut 5 Dokter Rayendra menyebut, kondisi Terminal Bubulak yang memprihatikan.
Dokter Rayendra menyebut kondisi Terminal Bubulak itu semakin parah tanpa adanya perbaikan nyata.
Dokter Rayendra dengan tegas menyatakan pentingnya memperhatikan fasilitas publik, terutama yang menjadi wajah utama Kota Bogor seperti Terminal Bubulak.
Baca Juga : Pengaspalan di Terminal Bubulak, Dedie Rachim: Langkah Awal Pembenahan
Menurutnya, kondisi fasilitas publik yang baik adalah cerminan dari komitmen pemerintah kota dalam melayani warganya dan menarik perhatian pengunjung dari luar kota.
"Saya selalu bilang, fasilitas publik harus menjadi prioritas. Karena ini adalah wajah dari Kota Bogor. Orang dari luar kota, kalau datang ke sini, mungkin pertama kali melihat terminal dulu. Jadi, In Sya Allah ke depannya, siapa pun nanti yang jadi wali kota, tolong ini dikawal, karena ini sangat penting," kata Dokter Rayendra.
Dokter Rayendra juga menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Ia menyatakan bahwa ia bukan tipe pemimpin yang keras kepala atau menutup telinga terhadap kritik.
Baca Juga : Revitalisasi Terminal Bubulak Butuh Rp180 Miliar, Dishub: Kita Upayakan Kerjasama Investasi
“Saya siap mendengarkan masukan dari mana saja. Yang penting, fasilitas publik ini harus menyenangkan warga, bukan malah membuat mereka kesal," ujarnya.
Dokter Rayendra menambahkan bahwa kondisi Terminal Bubulak yang memprihatinkan itu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, apalagi fasilitas publik seperti terminal berfungsi sebagai salah satu nadi perekonomian dan transportasi kota.
"Ini sudah sangat mendesak, tidak bisa ditunda lagi. Pemerintah harus segera bertindak," tegasnya.
Baca Juga : Kumuh dan Kurang Perhatian, Terminal Bubulak Disorot DPRD
Sebagai seorang tokoh muda yang dikenal peduli pada kesejahteraan masyarakat, Dokter Rayendra juga menyatakan bahwa dirinya akan terus mengawal isu-isu seperti ini agar menjadi perhatian pemerintah kota.
Dokter Rayendra berjanji akan mendorong pihak-pihak terkait untuk segera memperbaiki fasilitas publik yang rusak dan memastikan Kota Bogor memiliki infrastruktur yang memadai.
"Kita harus memastikan bahwa setiap fasilitas publik itu membuat warga merasa nyaman dan bangga dengan kotanya. Tidak bisa terus-menerus begini. Mudah-mudahan ke depannya, kita bisa mengawal ini bersama-sama," pungkasnya.