JAKARTA, CEKLISSATU - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dianggap sudah tidak solid lantaran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berpaling dan mengikuti jejak PDI-P mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres).

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara PPP Donnie Tokan pada Minggu 28 Mei 2023 malam. Ia mengungkap saat ini KIB memang masih ada. Namun, sudah tidak lagi solid karena PPP sudah berbeda pilihan.

"Pandangan kita sampai saat ini KIB masih ada, kalau soal solid udah nggak dibilang solid karena kan PPP sudah ke Ganjar," kata Donnie kepada wartawan. 

Menurutnya, sikap PPP yang mengusung Ganjar juga sudah disampaikan ke KIB. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada respons apapun dari KIB. 

Dia menilai setiap anggota KIB memang masih menjalankan komunikasi politik masing-masing dengan partai lain.

"Hasil rapimnas PPP itu kita udah ke Ganjar nih kalian mau ikut apa engga?. Sampai hari ini kita belum mendapat konfirmasi apa-apa juga dari Golkar maupun PAN. Jadi konsep awalnya itu kan bagaimana masing-masing partai melakukan komunikasi politik dengan partai lain, kan dipersilakan saja. Lalu PPP menentukan pilihan ke Ganjar, sekarang KIB tinggal mereka memutuskan bagaimana kan gitu," ujarnya.

Donnie menganggap wajar apabila Golkar pun menjalin komunikasi dengan Gerindra maupun PKB. 

"Wajar-wajar saja, sepanjang mereka belum mengumumkan kami masih berpikiran ya mana tau mereka gabung dengan PPP. Begitu juga dengan PAN kan dulu pernah menyatakan dukungan ke Ganjar-Erick ya silakan saja," ujarnya.

Donnie berharap kalaupun nanti KIB bubar karena beda pilihan, harus ada kesepakatan dari masing-masing ketum KIB. Dia mengatakan perlunya duduk bersama membahas kelanjutan KIB.

"Kalaupun memang nanti akan bubar karena pilihan yang beda, maka kita ingin juga pisahnya baik-baik, mari kita duduk diskusi," ucapnya.