“Catatan saya, jumlah, sebaran, dan rasio sekolah harus menjadi komitmen kita bersama. Strateginya bisa dengan menambah jumlah sekolah,” jelasnya.
Dedie menyoroti masih minimnya jumlah SMP Negeri di wilayah Tanah Sareal dan mendorong agar rencana penambahan sekolah dapat segera direalisasikan.
“Tadi ada permintaan, misalnya SMP Negeri di Tanah Sareal masih kurang. Kita punya lahan di Mekarwangi dan Kencana yang bisa dimanfaatkan untuk penambahan SMP baru,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk jenjang SMA, Dedie memastikan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah disepakati.
“Untuk SMA sudah fix. Insyaallah mulai tahun 2026 pembangunan SMA Negeri 11 di Kayumanis akan segera dilaksanakan. Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas, sebaran, jumlah, dan rasio sekolah di Kota Bogor,” ungkapnya.
Selain pembangunan dan renovasi sekolah, Pemerintah Kota Bogor juga menyiapkan program bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
“Di luar itu, ada subsidi untuk 2.000 siswa dari keluarga tidak mampu, khususnya transisi dari SD ke SMP. Anggarannya di APBD tahun depan mencapai Rp6 miliar,” pungkas Dedie.