Ia menekankan, meskipun AI bisa membantu siswa dalam menyelesaikan PR, pembelajaran tatap muka tetap memiliki peran penting dalam membangun psikologi dan karakter anak.

"Yang paling penting adalah interaksi langsung dalam pembelajaran. Itu yang harus kita jaga," tambahnya.  

Baca Juga: Pemkab Bogor Fokus Pada Pelayanan Kesehatan, Pendidikan dan Pembangunan Infrastruktur di APBD 2025

Selain itu, Meski menyadari dampak AI terhadap dunia kerja, Waris menilai bahwa teknologi tidak bisa dihindari. 

"Kita harus berdamai dengan teknologi. Kita hanya punya dua pilihan: berubah atau mati. Kalau tidak berubah, kita akan tertinggal," pungkasnya.