Program ini hadir untuk menjawab kesenjangan antara kebutuhan layanan gizi berkualitas dengan ketersediaan tenaga nutrisionis yang terstandar.
“Kolaborasi antara dokter dan nutrisionis sejak masa pendidikan sangat penting untuk membangun layanan kesehatan yang holistik, efektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga: Peresmian Layanan Baru Cath Lab di RSUD Cibinong
Untuk mendukung proses pendidikan dan praktik klinik, IPB University juga merencanakan pengembangan rumah sakit pendidikan.
Fasilitas ini akan menjadi wahana pembelajaran interprofesional sekaligus pusat riset dan layanan kesehatan promotif dan preventif.
"Rumah sakit pendidikan IPB dirancang sebagai ruang kolaborasi nyata antara dokter dan nutrisionis," ungkapnya.
Baca Juga: Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Utama, RSUD Cibinong Bogor Lakukan Ini
Dari sisi prospek kerja, lulusan FKGiz memiliki peluang luas di layanan kesehatan primer dan rujukan, program kesehatan masyarakat, industri pangan dan nutrisi, pemerintahan, hingga lembaga riset nasional dan internasional.
"Kami optimistis FKGiz akan melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang berkontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia," tutup Dr Ivan.