"Melalui waste upcycling, kami tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga membangun kesadaran, kreativitas, dan rasa tanggung jawab generasi muda terhadap bumi,” ujar Tenri.
Baca Juga: Ingin Cetak Sejarah Lagi, PP Persambi Akan Gelar Kejuaraan AntarMahasiswa Dunia
Ia juga menambahkan bahwa partisipasinya dalam forum tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan praktik menjaga lingkungan yang baik dari Indonesia kepada dunia.
“Saya merasa terhormat bisa membawa isu lingkungan maupun sosial di Indonesia ke forum internasional. Diskusi lintas budaya membuka perspektif saya bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, pendidikan, dan ketimpangan sosial membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin,” tuturnya.
Selama forum berlangsung, Tenri aktif dalam diskusi lintas budaya dengan delegasi dari berbagai negara seperti Brasil, Inggris, Jepang, hingga Mesir.
Ia bahkan dipercaya menjadi ketua kelompok dalam salah satu sesi diskusi untuk merancang konsep komunitas yang berdampak sosial.
Partisipasi ini juga menjadi momentum bagi Tenri untuk memperkenalkan praktik menjaga lingkungan dari perspektif Indonesia.
Keikutsertaan Tenri dalam forum ini relevan dengan komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), serta SDG 13 (Climate Action).