Perjuangan dan Dedikasi Salwa Maisya  
Senada dengan Rijal, Salwa Maisya, juga dari Prodi Sains Komunikasi, merasa bangga sekaligus semakin termotivasi untuk terus berkembang di dunia pencak silat.  

"Saya sangat bersyukur dan merasa senang bisa menang di kejuaraan ini. Rasanya campur aduk, mulai dari bangga hingga semakin termotivasi untuk terus berlatih," katanya.  

Salwa menghadapi tantangan dalam menjaga konsentrasi dan tenaga selama latihan yang cukup intens, serta membagi waktu antara kuliah dan latihan. Namun, dengan fokus, menjaga stamina melalui pola makan dan istirahat yang cukup, ia mampu mengatasi hambatan tersebut.  

Baca Juga: Tutup Tahun dengan Kebaikan: BEM FISIP UNIDA Santuni Anak Yatim dan Hijaukan Lingkungan

Dukungan IPSIDA dan Apresiasi Dekan FISIP  
Baik Rijal maupun Salwa mengapresiasi peran besar Ikatan Pencak Silat Universitas Djuanda (IPSIDA) dan kampus dalam perjalanan mereka. Dukungan dari pelatih serta motivasi yang diberikan membuat mereka semakin percaya diri dalam bertanding.  

Dekan FISIP Universitas Djuanda, Rita Rahmawati, S.Sos., M.Si., turut mengapresiasi pencapaian dua mahasiswanya ini. Ia menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih dan berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya.  

"Prestasi yang diraih oleh Rijal dan Salwa ini adalah bukti bahwa mahasiswa FISIP tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan bakat dan minatnya. Kami sangat bangga atas pencapaian mereka, dan semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Universitas Djuanda di tingkat nasional maupun internasional," ujar Rita Rahmawati.