BOGOR, CEKLISSATU– Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (Unida) Bogor. Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) FISIP Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, berhasil meraih Juara I dalam Seleksi Internal SOROT (Short Movie & Video Competition) Universitas Djuanda Tahun 2026.

Berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri, kelompok KKN FISIP Desa Ciburuy dinilai mampu menghasilkan karya video yang tidak hanya kreatif dari sisi penyajian, tetapi juga mengangkat potensi masyarakat dan inovasi program yang dikembangkan selama pelaksanaan KKN. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan KKN dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menghadirkan solusi yang relevan bagi masyarakat.

Dekan FISIP Universitas Djuanda, Dr. Rita Rahmawati, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa kelompok KKN Desa Ciburuy atas prestasi yang berhasil diraih.

Baca Juga: FISIP Universitas Djuanda Gelar International Short Course dan Student Mobility Bersama Universiti Geomatika Malaysia

“Selamat kepada kelompok KKN FISIP Desa Ciburuy atas keberhasilannya meraih Juara I dalam Seleksi Internal SOROT Universitas Djuanda Tahun 2026. Terima kasih kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga karya ini dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi FISIP,” ujar Dr. Rita.

Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FISIP mampu menggabungkan kemampuan akademik, kreativitas, teknologi, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Karya yang dihasilkan melalui kegiatan KKN diharapkan tidak berhenti sebagai dokumentasi kegiatan, tetapi juga mampu memperkenalkan berbagai potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.

Ketua Kelompok KKN FISIP Desa Ciburuy, Anna Nur Aulia, menjelaskan bahwa karya yang diikutsertakan dalam kompetisi tersebut mengangkat program unggulan kelompok KKN bernama “Bumiku Market”. Program ini dirancang untuk memfasilitasi pemasaran berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta hasil bumi masyarakat Desa Ciburuy melalui platform digital.

“Nama program yang kami angkat adalah Bumiku Market. Program ini hadir untuk memfasilitasi produk UMKM dan hasil bumi masyarakat Desa Ciburuy agar dapat dipasarkan secara digital. Kami ingin membantu masyarakat memperluas jangkauan pemasaran produk mereka sehingga tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas,” jelas Ayunisa.

Ia menambahkan, Bumiku Market menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung potensi ekonomi masyarakat desa. Melalui digitalisasi pemasaran, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperkenalkan produk unggulan desa sekaligus meningkatkan peluang pengembangan usaha.

“Melalui karya video SOROT ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa potensi desa sangat besar dan dapat dikembangkan melalui kreativitas serta pemanfaatan teknologi. Kami bersyukur karya dan program yang kami jalankan selama KKN mendapatkan apresiasi dari Dewan Juri,” tambahnya.

Dosen pembimbing KKN, Dr. Saprudin, mengapresiasi kerja keras mahasiswa dalam mengembangkan program sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk karya audiovisual. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya proses pembelajaran yang berjalan secara nyata selama mahasiswa berada di tengah masyarakat.

“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan kreativitas mahasiswa dalam melihat potensi yang ada di Desa Ciburuy. Bumiku Market menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan kemudian menerjemahkannya menjadi sebuah program yang memanfaatkan teknologi digital,” ungkap Dr. Saprudin.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan dalam merancang program berbasis kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah program KKN tidak hanya dilihat dari pelaksanaannya, tetapi juga dari keberlanjutan dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Sementara itu, dosen pembimbing lainnya, Dr. Ginung Pratidina, menyampaikan bahwa keberhasilan kelompok KKN FISIP Desa Ciburuy menjadi capaian yang patut diapresiasi karena mahasiswa mampu mengemas kegiatan pemberdayaan masyarakat ke dalam karya kreatif yang komunikatif.

“Selamat kepada mahasiswa KKN FISIP Desa Ciburuy. Mereka tidak hanya melaksanakan program di masyarakat, tetapi juga mampu mengkomunikasikan gagasan dan hasil kegiatan melalui media audiovisual. Ini menunjukkan bahwa kreativitas, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara bersamaan,” kata Dr. Ginung.

Menurutnya, program Bumiku Market memiliki relevansi dengan perkembangan ekonomi digital karena memberikan alternatif bagi masyarakat desa untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara lebih luas. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM maupun masyarakat yang memiliki hasil bumi di Desa Ciburuy.

Keberhasilan meraih Juara I Seleksi Internal SOROT Universitas Djuanda Tahun 2026 menjadi capaian positif bagi FISIP sekaligus menambah deretan prestasi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi berbasis masyarakat. Melalui program Bumiku Market, kelompok KKN Desa Ciburuy menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian mahasiswa dapat dikembangkan menjadi inovasi digital yang mendukung potensi ekonomi lokal sekaligus dikomunikasikan secara kreatif melalui karya video.

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa FISIP lainnya untuk terus menghasilkan karya inovatif, mengembangkan potensi masyarakat, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses pemberdayaan dan pembangunan masyarakat.