“Nama program yang kami angkat adalah Bumiku Market. Program ini hadir untuk memfasilitasi produk UMKM dan hasil bumi masyarakat Desa Ciburuy agar dapat dipasarkan secara digital. Kami ingin membantu masyarakat memperluas jangkauan pemasaran produk mereka sehingga tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas,” jelas Ayunisa.
Ia menambahkan, Bumiku Market menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung potensi ekonomi masyarakat desa. Melalui digitalisasi pemasaran, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperkenalkan produk unggulan desa sekaligus meningkatkan peluang pengembangan usaha.
“Melalui karya video SOROT ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa potensi desa sangat besar dan dapat dikembangkan melalui kreativitas serta pemanfaatan teknologi. Kami bersyukur karya dan program yang kami jalankan selama KKN mendapatkan apresiasi dari Dewan Juri,” tambahnya.
Dosen pembimbing KKN, Dr. Saprudin, mengapresiasi kerja keras mahasiswa dalam mengembangkan program sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk karya audiovisual. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya proses pembelajaran yang berjalan secara nyata selama mahasiswa berada di tengah masyarakat.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan kreativitas mahasiswa dalam melihat potensi yang ada di Desa Ciburuy. Bumiku Market menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan kemudian menerjemahkannya menjadi sebuah program yang memanfaatkan teknologi digital,” ungkap Dr. Saprudin.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan dalam merancang program berbasis kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah program KKN tidak hanya dilihat dari pelaksanaannya, tetapi juga dari keberlanjutan dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Sementara itu, dosen pembimbing lainnya, Dr. Ginung Pratidina, menyampaikan bahwa keberhasilan kelompok KKN FISIP Desa Ciburuy menjadi capaian yang patut diapresiasi karena mahasiswa mampu mengemas kegiatan pemberdayaan masyarakat ke dalam karya kreatif yang komunikatif.
“Selamat kepada mahasiswa KKN FISIP Desa Ciburuy. Mereka tidak hanya melaksanakan program di masyarakat, tetapi juga mampu mengkomunikasikan gagasan dan hasil kegiatan melalui media audiovisual. Ini menunjukkan bahwa kreativitas, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara bersamaan,” kata Dr. Ginung.
Menurutnya, program Bumiku Market memiliki relevansi dengan perkembangan ekonomi digital karena memberikan alternatif bagi masyarakat desa untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara lebih luas. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM maupun masyarakat yang memiliki hasil bumi di Desa Ciburuy.
Keberhasilan meraih Juara I Seleksi Internal SOROT Universitas Djuanda Tahun 2026 menjadi capaian positif bagi FISIP sekaligus menambah deretan prestasi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi berbasis masyarakat. Melalui program Bumiku Market, kelompok KKN Desa Ciburuy menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian mahasiswa dapat dikembangkan menjadi inovasi digital yang mendukung potensi ekonomi lokal sekaligus dikomunikasikan secara kreatif melalui karya video.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa FISIP lainnya untuk terus menghasilkan karya inovatif, mengembangkan potensi masyarakat, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses pemberdayaan dan pembangunan masyarakat.