Pelatihan berlangsung dalam suasana antusias. Selama satu hari penuh, peserta dibimbing langsung oleh tim dosen IPB yang terdiri dari Dr. Hudi Santoso, S.Sos., M.P., Dr. Wahyu Budi Priatna, M.Si., Dr. Abung Supama Wijaya, M.Si., Dr. Hari Otang Sasmita, M.Si.  dan Dr. David Rizar Nugroho, M.Si. 

Baca Juga: Apresiasi Gelaran IPBA XIX, Menteri PKP Siapkan Hadiah Umroh Pada IPBA ke XX Tahun 2026  

Tahapan pelatihan meliputi identifikasi kebutuhan guru, pembuatan konsep cerita, desain visual interaktif, serta praktik produksi digital. Materi dirancang sedemikian rupa agar relevan dan mudah diaplikasikan oleh pendidik di lapangan.

“Kegiatan pelatihan ini membawa hal baru bagi kami karena merupakan kegiatan pertama yang dilakukan di Kabupaten Bantul. Saya berharap kegiatan ini dapat direplikasi oleh kecamatan-kecamatan lainnya” ujar penilik paud Kabupaten Bantul, Kecamatan Kapanewon Kasihan,  Dwijono Hartanto, S.Pd., MM.

Dari kegiatan ini, dihasilkan beberapa output penting seperti buku cerita digital hasil karya guru, modul pelatihan, dokumentasi video, serta artikel jurnal untuk publikasi ilmiah dan media massa. Selain itu, pelatihan ini membuka peluang kolaborasi jangka panjang antara IPB dan komunitas pendidikan anak usia dini di daerah.

Menutup sambutan, Ketua Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Dr. Hudi Santoso, S.Sos., M.P., menyampaikan bahwa transformasi digital di sektor pendidikan tidak bisa hanya menyasar institusi besar, namun juga harus menjangkau level akar rumput seperti PAUD.

Baca Juga: Journalist Media Network Gelar Penghargaan Bergengsi IPBA & Abpednas Award 2025

“Kami percaya bahwa guru PAUD adalah garda terdepan pembentukan karakter generasi masa depan. Ketika mereka dibekali keterampilan digital yang relevan, maka dampaknya akan terasa sangat luas. IPB melalui Sekolah Vokasi berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari perubahan itu,” tegasnya.

Pelatihan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dapat menciptakan inovasi sederhana namun berdampak nyata dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.