BOGOR, CEKLISSATU - Forum Komunikasi Dosen (FKD) Indonesia sukses menggelar seminar nasional ke-2 dengan tema “Penguatan Respon Forum Komunikasi Dosen (FKD) Terhadap Isu-Isu Strategis Nasional Pendidikan Tinggi”, yang dilaksanakan secara daring dihadiri anggota FKD dari seluruh Indonesia, Kamis (20/03/2025).
Adapun seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman dosen tentang peran dan tanggung jawab dosen dalam menghadapi isu-isu strategis nasional pendidikan tinggi. Tujuan lainnya juga dapat meningkatkan kapasitas dosen dalam menganalisis, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan pihak lain untuk menghadapi isu-strategis nasional pendidikan tinggi.
Acara ini dimulai dengan sambutan dari Ibu Prof. Dr. Ir. Dedeh Maryani, M.M., selaku Waketum Bidang Riset DPP FKD Indonesia, Guru Besar dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang menekankan pentingnya partisipasi Dosen dalam forum komunikasi dan diskusi, berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang isu-isu strategis nasional pendidikan tinggi.
Baca Juga: GM FKD Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Desa Jambudipa Cisarua Bandung Barat
Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui peningkatan kapasitas dan partisipasi dosen dan meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Yang terakhir yaitu meningkatkan kolaborasi dan jaringan antara dosen, institusi pendidikan tinggi, dan pihak lain untuk menghadapi isu-isu strategis nasional pendidikan tinggi, pungkasnya.
Pembicara pertama, Bapak Prof. Dr. Alfitri, M.Si, selaku Ketua DPW FKD Provinsi Sumatera Selatan dan Guru Besar sekaligus Dekan FISIP Universitas Sriwijaya Palembang Sumatera Selatan, memaparkan mengenai isu pendidikan di Indonesia (Realita, Tantangan dan Masa Depan). Adapun isu-isu strategis pendidikan tinggi di Indonesia yaitu kualitas pendidikan dan aksesibilitas pendidikan, penggunaan teknologi, kerjasama dengan industri, pengembangan kurikulum.
Diperlukan strategi untuk mencapai mutu pendidikan tinggi tingkat dunia melalui strategi internal meliputi: pengembangan kurikulum, pengembangan SDM, Penggunaan teknologi dan pengembangan kapasitas. Strategi eksternalnya meliputi: kerjasama Internasional, pengakuan dan akreditasi, pengembangan jaringan dan pengembangan program Internasional.
Rekomendasi Pendidikan Tinggi di Indonesia antara lain: pemetaan akses pendidikan, peningkatan kualitas dosen, reformasi kurikulum yang stabil dan relevan, dan lainnya.
Pembicara kedua, Ibu Prof. Dr. Nia Rohayati, M.Pd, selaku Ketua DPW FKD Provinsi Jawa Barat dan Guru Besar Universitas Galuh Ciamis Jawa Barat, memaparkan mengenai isu-isu strategis nasional pendidikan tinggi diantaranya implementasi merdeka belajar-kampus merdeka (MBKM), digitalisasi pendidikan dan pembelajaran jarak jauh, relevansi lulusan dengan dunia kerja, pendanaan dan otonomi perguruan tinggi dan Internasionalisasi Pendidikan Tinggi.
Adapun strategi penguatan FKD melalui: advokasi dan dialog kebijakan dengan pemerintah dan institusi terkait, kolaborasi dengan industri dan institusi global, penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan dan diskusi akademik, pengembangan rekomendasi kebijakan berbasis kajian ilmiah, dan peningkatan keterlibatan dalam pembentukan regulasi pendidikan tinggi.
Pembicara ketiga, Bapak Prof. Dr. Muhammad Khairil, M.Si., M.H., selaku Ketua DPW FKD Provinsi Sulawesi Tengah dan Guru Besar Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah yang memaparkan mengenai isu karir dosen, isu publikasi dan plagiasi, pemalsuan ijazah dan ijazah instan, calo ijazah dan joki tugas akhir, serta isu pendidikan karakter.
Dipandu oleh MC yang sangat aktif, Ibu Irda Nur Khumaeroh, SH., MH., selaku Sekretaris Generasi Muda (GM) FKD dan menjabat Kepala LPPM Universitas Kartamulia Purwakarta, Jawa Barat, dan Moderator Dr. Risa Haruman Putri, SE., MM, selaku Wakil Ketua GM FKD, sehingga selama sesi diskusi, para peserta seminar diajak untuk berdialog dan berbagi pengalaman mengenai isu-isu strategis pendidikan tinggi.