Hal serupa juga terlihat dari pantauan Kadisdik Kota Bogor. Menurut Herry, anak-anak terlihat begitu antusias dengan MBG ini. Hal itu bisa dilihat dari mereka (siswa, red) menghabiskan semua makanan yang disajikan.
“Bisa dilihat antusias anak-anak dengan MBG ini. Makananya sampai habis dimakan,” terang Herry pada Ceklissatu.com.

Menurutnya, MBG ini program yang sangat bagus untuk anak-anak khususnya pelajar di Kota Bogor. “Karena dengan adanya MBG ini anak-anak yang belum sarapan di rumah karena dapat makanan ini jadi bisa makan di sekolah. Anak-anak juga jadi tidak jajan pas istirahat,” kata Herry.
Ia menambahkan, semua makanan yang dibagikan sama rata. Jadi tidak lagi terlihat anak yang bengong di sekolah karena tidak jajan ataupun karena belum sarapan.
Baca Juga: DPRD Dorong Pemenuhan Susu untuk MBG, Lewat Kerjasama Pemprov Jabar dan Victoria
Saat ini kata Herry, di Kota Bogor sudah tersebar sebanyak 12 dapur MBG. Ditargetkan hingga akhir tahun bisa mencapai 40 dapur MBG.
Setiap dapur, lanjutnya, rata-rata melayani 3.000 anak. Itu berarti jika 12 dapur saat ini sudah 36 ribu anak yang sudah mendapatkan MBG ini. “Berarti hingga akhir tahun klo sudah 40 dapur kurang lebih 120 ribu siswa mulai dari TK, SD, SMP sampai SMA mendapatkan MBG,” jelasnya.