Di Indonesia, pertumbuhan industri coffee shop juga turut memengaruhi budaya belajar mahasiswa. Data dari berbagai laporan industri menunjukkan jumlah coffee shop terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kota-kota pendidikan. Kehadiran tempat yang nyaman dengan konsep estetik membuat coffee shop semakin diminati generasi muda.
Penelitian dari Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin menemukan bahwa sebagian mahasiswa tetap memilih perpustakaan karena dianggap lebih kondusif dan minim distraksi. Sementara itu, mahasiswa yang belajar di coffee shop cenderung lebih menyukai fleksibilitas suasana.
Selain itu, kebiasaan belajar di coffee shop juga memunculkan sisi lain, yaitu meningkatnya pengeluaran mahasiswa. Penelitian dalam Jurnal Antropologi Sumatera menyebutkan bahwa mahasiswa rela mengeluarkan biaya tambahan demi mendapatkan ruang belajar yang nyaman dan akses internet yang memadai.
Baca Juga: Rekomendasi Perpustakaan Cozy di Bogor untuk Tugas, Baca Buku, sampai Me Time
Di tengah padatnya aktivitas akademik, coffee shop akhirnya tidak lagi dipandang sekadar tempat membeli kopi. Bagi sebagian mahasiswa, tempat tersebut menjadi ruang mencari fokus, suasana baru, hingga kenyamanan emosional saat menghadapi tuntutan perkuliahan.
Siti Balqis Sari Manah