Masyarakat Papua adalah entitas yang terbuka dan ramah, artinya membangun papua tidak perlu rumit, bahkan masyarakat Papua memahami betul kertinggalan mereka, problem pembangunan di Papua ada di mindset penguasa. Ekstratifisme di Papua tidak lahir dari ruang kosong. Ia tumbuh subur karena ketidaktahuan, penyeragaman budaya, dan kerakusan.
Pengelolaan sumber daya alam yang menghormati hak-hak masyarakat adat dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bisa menjadi bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan sosial politik masyarakat adat Papua dengan penguasa.
*)Penulis: Direktur RMI, M. Ridha Saleh.