SOLO, CEKLISSATU - Tim Garuda bakal menjalani laga hidup mati melawan Filipina di laga terakhir babak penyisihan grup B ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024 (Piala AFF) di Stadion Manahan.
Laga ini menjadi penentu apakah Indonesia lolos semifinal atau tidak. Maklum tim Garuda masih tertahan pada peringkat ke-2 dengan torehan empat poin. Sama halnya dengan Myanmar sebagai peringkat ke-3.
Tertinggal dari Vietnam di posisi teratas dengan tabungan 7 poin. Sementara Filipina ada di tempat keempat dengan tabungan 3 poin.
Empat tim teratas grup B masih masih berjibaku untuk lolos ke babak semifinal. Hanya Laos dari grup B yang sudah pasti terhenti langkahnya dan menjadi juru kunci grup B.
"Pastinya laga ini (melawan Filipina) kami pasti akan berkerja keras semaksimal mungkin dan berusaha mendapat hasil maksimal untuk meraih prestasi," ujar pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Jumat (20/12)
Motivasi untuk meraih hasil maksimal tetap berkobar. Seiring dengan kondisi pemain yang siap tempur. Meski tak bisa ditepis, masih ada sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi.
"Bohong kalau tidak memiliki beban. Tapi saat ini para pemain muda bermain sangat baik meski melawan timnas senior," ungkapnya.
Memang ada kekurangan. Tapi ada waktu satu tahun untuk memperbaikinya. Apalagi andai kata besok kita menang, maka para pemain muda akan berkembang jauh lebih baik dibanding sekarang," ulas STY.
Indonesia juga memiliki waktu yang lebih panjang dibanding sebelumnya. Kali ini, tim Garuda punya durasi sekira lima hari. Mereka pun baru menginjakkan kaki di Kota Bengawan pada 18 Desember kemarin.
"Memang setelah laga melawan Vietnam kami fokus pemulihan. Untungnya ada lima hari untuk Timnas. Dua hari benar-benar untuk istirahat. 18 (Desember) sampai di Solo dan (latihan) pemulihan. 19 (Desember) kemarin kita latihan taktik untuk antisipasi lawan Filipina. Hari ini conditioning dan latihan ringan. Lalu besok bertanding," lanjutnya.