BOGOR, CEKLISSATU– Atlet muda panjat tebing Kabupaten Bogor kembali menunjukkan tajinya di level Jawa Barat. Climber binaan UPT PPOPM Dispora dan FPTI Kabupaten Bogor, Sakawira Nuryadi, sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jawa Barat 2026 yang digelar di Wall Climbing Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026).
Tampil impresif di nomor Speed World Record U17, Sakawira berhasil menjadi yang tercepat sekaligus memastikan tiket mewakili Jawa Barat pada Kejuaraan Nasional Kelompok Umur (Kejurnas KU) 2026 di Jakarta, 17–22 Juni mendatang.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia olahraga Kabupaten Bogor. Pasalnya, cabang olahraga panjat tebing di lingkungan PPOPM terbilang masih sangat muda, namun sudah mampu menyumbangkan prestasi emas di level provinsi.
Baca Juga: FOPI Kabupaten Bogor Genjot Pembinaan Atlet Muda, Siapkan Turnamen Pelajar hingga Venue Permanen
Kasubag UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor, Hendrik Sulihadi, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih Sakawira. Menurutnya, torehan emas ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan atlet muda di Kabupaten Bogor mulai membuahkan hasil positif.
“Luar biasa Sakawira. Ia akan menjadi wakil Jawa Barat di Kejurnas Jakarta. Saya sangat senang karena cabang olahraga panjat tebing di PPOPM sudah mulai memberikan prestasi emas bagi Kabupaten Bogor,” ujar Hendrik saat menghadiri Kabogorfest di Gelora Pakansari, Minggu (31/5/2026).
Hendrik menjelaskan, panjat tebing baru bergabung dalam program pembinaan PPOPM kurang dari satu tahun. Namun perkembangan atlet-atletnya dinilai sangat cepat dan menjanjikan.
Ia optimistis, dengan pembinaan yang berkelanjutan, Kabupaten Bogor mampu melahirkan atlet panjat tebing yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Kesuksesan Sakawira, lanjut Hendrik, tidak lepas dari peran pelatih Mochamad Fakhry Husainy serta dukungan penuh dari FPTI Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Trian Turangga.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua FPTI Kabupaten Bogor, Pak Trian Turangga, yang terus memberikan masukan positif dalam pembinaan dan program atlet panjat tebing,” tegasnya.
PPOPM, kata Hendrik, akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder olahraga dan cabang olahraga anggota KONI Kabupaten Bogor guna menciptakan atlet-atlet unggulan dari hasil pembinaan daerah sendiri.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan atau Atep, menilai sinergi antara PPOPM dan KONI menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet masa depan Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Atlet Anggar Kota Bogor Borong 15 Medali di Young Muskeeters Challenge 2026
“Kolaborasi dan sinergitas cabor di PPOPM dan KONI akan menjadi kunci lahirnya atlet-atlet masa depan dari rahim pembinaan sendiri seperti yang diharapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto,” kata Atep.
Ia pun memberikan apresiasi tinggi atas prestasi emas yang diraih cabang olahraga panjat tebing di Kejurprov Jabar 2026 dan optimistis Sakawira mampu kembali bersinar di ajang nasional.
“Saya optimistis di Kejurnas nanti Sakawira Nuryadi akan kembali meraih prestasi istimewa,” pungkasnya.