Jaro Ade menegaskan, kebersihan ini dilakukan secara menyeluruh pasca dilantik ingin Kabupaten Bogor betul-betul bersih dari sampah.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Bogor Patut Diapresiasi atas Suksesnya Kirab Mahkota Binokasih

"Kami mengajak kepada semua pihak agar betul-betul bergotong royong mencintai Kabupaten Bogor dengan hati kita yang ikhlas. Agar kalau melihat sampah di depan kita jangan dibiarkan, tetapi langsung dipungut. Ini pembersihan," ujar Jaro Ade.

"Sehingga ke depan mana yang bisa diselesaikan di desa, di kecamatan, dan mana yang harus bisa diselesaikan di Kabupaten. Jadi kalau sudah bersih Insha Allah program-program yang lainnya juga akan menyesuaikan," beber Jaro Ade.

Terkait dengan Kuta Udaya Wangsa, Jaro Ade mengatakan, ingin jati diri Kabupaten Bogor itu muncul. Sehingga bagaimana perhatian Bupati terhadap situs-situs peninggalan sejarah, bagaimana tempat-tempat yang dulu bekas perjuangan para bupati sebelumnya, zaman revolusi, dan zaman kerajaan. Dan itu semua sudah dianggarkan.

"Ada juga yang dianggarkan melalui swakelola, partisipasi dari rekan-rekan tanpa APBD," ungkap Jaro Ade

Baca Juga: Jaro Ade Tinjau Langsung Pembangunan Jembatan Sementara di Dramaga, Penghubung Desa Cihideung dan Petir

Ia menyontohkan, membangun Pendopo Jasinga, itu bukan dari APBD. Tetapi Bupati secara bersama-sama dengan semua, siapa yang ingin menyumbang, karena itu masuk dalam juga aspirasi yang disampaikan kepada bupati maupun juga gubernur.