BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Sebuah video yang memperlihatkan eskalator dan lift di Stasiun Rancaekek, Kabupaten Bandung, viral di media sosial. Dalam video tersebut disebutkan bahwa fasilitas tersebut telah lama tidak berfungsi hingga menyulitkan penumpang, terutama kalangan lanjut usia.
Dalam rekaman yang beredar, seorang lansia bahkan terlihat kelelahan saat harus menggunakan jalur alternatif untuk naik ke peron karena eskalator dan lift tidak dapat digunakan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Endang Setiawan menyampaikan, permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang.
Ia menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung telah melakukan inventarisasi terhadap kerusakan fasilitas di Stasiun Rancaekek.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada fasilitas penumpang berupa lift dan eskalator di Stasiun Rancaekek. Kami telah melakukan inventarisasi kerusakan yang terjadi dan perbaikan akan segera kami lakukan secara bertahap pada Triwulan I Tahun 2026,” kata Endang saat dihubungi, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, perbaikan tersebut ditargetkan rampung sehingga fasilitas dapat kembali difungsikan dan beroperasi pada masa Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah.
Baca Juga: Terdampak Banjir, Jalur Kereta Api di Petak Stasiun Pekalongan-Sragi Belum Bisa Dilalui
“Perbaikan akan dilakukan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sehingga fasilitas dapat digunakan secara maksimal oleh penumpang kereta api di Stasiun Rancaekek,” katanya.
Menurutnya, pihak DJKA berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada penumpang dengan menghadirkan fasilitas yang aman dan mudah diakses oleh seluruh pengguna jasa kereta api.