BANDUNG, CEKLISSATU -- Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto membeli tiga ekor sapi milik peternak asal Kota Bandung, Vandry Dwitama untuk kurban pada Idul Adha 1446 Hijriah.

Vandry Dwitama, selaku pemilik sekaligus pengembang jenis sapi berukuran besar tersebut mengaku bangga, setelah kembali dipilih untuk menyediakan tiga ekor sapi kurban presiden, setelah sebelumnya juga dipercaya pada tahun 2022, 2023, dan 2024.

"Jelas bangga, bersyukur dan jadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan kualitas dari sapi-sapi yang dipelihara," kata Vandry, Selasa (03/06/2025).

Ketiga sapi yang dibeli Presiden Prabowo tersebut berjenis Simmental, dengan berat masing-masing mencapai hingga satu ton lebih. 

Baca Juga: Jelang Idul Adha Pemkot Bandung Lakukan Inspeksi Lokasi Pemeriksaan Ante Mortem Hewan Kurban

Jenis tersebut dikenal sebagai ras unggul yang berasal dari luar negeri, tetapi telah didomestikasi secara lokal.

"Jenis sapi nya itu jenis nya Simmental dengan bobot masing-masing tiap ekornya 1.217 kilo, 1.175 kilo, dan 1054 kilo," jelasnya.

Vandry menjelaskan, proses seleksi sapi kurban tersebut dipilih melalui seleksi yang ketat hingga dinyatakan layak. 
Mulai dari uji feses ke fisik, hingga penjaringan dari tingkat kota kabupaten ke sekretariat negara. 

"Proses seleksi nya kita lakukan pemeriksaan kesehatan meliputi dari kotoran hewannya, darahnya serta air liur nya. Di kontrol secara fisik, dan hasilnya sempurna bahwa tidak ada kurang atau cacat sedikitpun," katanya.

Baca Juga: Ini Jenis Sapi Kurban yang Dibeli Presiden Prabowo dari Peternak Asal Bogor

"Lalu kita ajukan ke dinas kota dan kabupaten. Ajukan lagi ke dinas provinsi dan akhirnya terpilih melalui sekretariat negara," sambung Vandry.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengapresiasi atas gapaian peternak asal Kota Bandung tersebut.

Menurutnya, kualitas dari hasil hewan ternak di Kota Bandung, mampu bersaing hingga tingkat Nasional.

"Bisa dibilang, peternak Vandry ini satu-satunya di Kota Bandung yang mampu secara rutin menghasilkan sapi berbobot besar. Memang fokusnya ke pengembangan sapi dengan bobot besar," kata Gin Gin. 

Baca Juga: Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1446 Hijriah Jatuh Pada 6 Juni 2025

"Ini membuktikan bahwa peternak Kota Bandung mampu menghasilkan hewan kurban berkualitas tinggi yang bersaing di tingkat nasional," pungkasnya.