KOTA BOGOR, CEKLISSATU - Amblasnya tanah di Jalan Saleh Danasasmita, Kota Bogor tepatnya akses menuju Stasiun Batutulis baru-baru ini tengah menjadi buah bibir masyarakat. Saking dalamnya patahan tanah berdampak negatif dan sangat mempengaruhi aktifitas warga pengguna jalan.

Namun, di balik musibah itu ada hal menarik untuk disimak, yaitu dari sisi sejarah di sekitar Batutulis. 

Salah seorang praktisi budaya Bogor, Putra Sungkawa menceritakan silsilah yakni salahsatunya keberadaan Watu Gilang Kencana, batu yang dipercaya sebagai lokasi tempat penobatan Sri Baduga Maharaja Jaya Dewata atau Prabu Siliwangi yang posisinya masih berada dalam komplek Prasasti Batutulis. 

Baca Juga: Begini Langkah Pemkot Soal Terputusnya Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Bogor Akibat Longsor
 
Dia mengatakan, batu tersebut persis menghadap ke pohon beringin yang terletak di turunan tak jauh dari halte Batutulis saat ini dan secara kebetulan sejajar lurus dengan posisi amblasnya jalan itu. 

Komplek Prasasti Batutulis ini sudah teregristasi oleh negara sebagai Tanah Kabuyutan Kawasan Dayeuh Pakwan Pajajaran.

Dia meyakini sehingga area tersebut dapat dikatakan sebagai tanah yang memiliki histori yang sangat bernilai tinggi, bahkan dapat diartikan sebagai kawasan keramat dan sakral bagi siapa saja yang mempercayainya.