BOGOR, CEKLISSATU Jembatan gantung penghubung antar Kampung Kalong Dagul dengan Garisul, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, kondisinya miring. Musababnya, pengait tali seling atas sebelah kanan lepas.
Kondisi ini membuat kendaraan roda dua dilarang melintas. Bahkan, masyarakat dan anak-anak yang hendak berkegiatan harus memutar dengan jarak tempuh 30 menit dan menaiki dua kali angkutan umum.
"Untuk sementara jembatan belum bisa dilewati roda dua, bahkan anak kecil juga dilarang karena kondisi jembatan miring," kata Sekretaris Desa Kalong Sawah Sugito ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu 15 Februari 2023
Baca Juga : Dijebol Mantan Pemainnya, PSG Keok di Tangan Bayern Munchen
Sugito menjelaskan, sudah melaporkan ke Pemerintah Kecamatan Jasinga dan akan berkoordinasi dengan pihak ketiga yang membangunkan jembatan tersebut.
"Jadi yang putus bukan selingnya tapi pengaitnya karena ditanam dan sudah berkarat," ucapnya.
Dia menambahkan, masyarakat sekitar mulai memperbaiki agar seling atas bisa kembali dikaitkan agar jembatan gantung tidak miring lagi, dan aman dilewati warga sekitar.
"Kami himbau agar tidak melewati jembatan gantung dulu sampai kondisinya normal dan sedang dilakukan perbaikan gotong royong masyarakat," tambahnya.
Sementara warga Kalong Dagul Zikri Tamjany (17) mengaku sementara tidak melewati jembatan untuk berangkat ke sekolah, karena masih dilarang dan berbahaya.
"Setiap harinya kami lewat jembatan ini sebagai akses paling dekat ke jalan utama, karena kalau putar arah jarak tempuh lama dan harus menaiki dua kali angkutan umum," cetusnya.
Seperti diketahui, jembatan gantung ini pernah di resmikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin Munawaroh pada tahun 2021, pada kegiatan boling saba desa. Namun, pembangunannya bukan dari bantuan pemerintah melainkan pihak swasta.