Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan diundang secara khusus untuk hadir dan memberikan sambutan. Para relawan menegaskan komitmen mereka untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawal jalannya pemerintahan hingga akhir masa jabatan.
"Kita akan mengawal terus pak presiden sampai minimal tahun 2029," tegas Kurniawan.
Di tengah dinamika politik nasional yang kian memanas, Apel Kebangsaan ini dirancang sebagai pesan kuat bagi semua pihak. Kurniawan memaparkan ada empat poin utama yang menjadi tujuan dari gerakan ini, yang akan disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo.
Baca Juga: Program Prioritas Pemerintah Era Prabowo Diproyeksi Buka Lapangan Kerja untuk Jutaan Warga
Berikut adalah empat poin tuntutan tersebut:
1. Menunjukkan Kesetiaan
Poin pertama adalah untuk membuktikan kepada publik bahwa basis massa pendukung Prabowo masih solid dan setia. "Apel kebangsaan ini, satu, kita akan menunjukkan kepada rakyat indonesia bahwa pendukung prabowo itu masih ada dan setia," jelasnya.
2. Dukungan Penuh untuk Kebijakan Presiden
Para relawan berkomitmen memberikan dukungan tanpa syarat agar Presiden Prabowo tidak ragu dalam mengambil dan melaksanakan kebijakan strategis untuk negara.
3. Copot Menteri Tidak Loyal
Ini menjadi tuntutan paling tajam. Para relawan mendesak Presiden untuk segera mengevaluasi dan mencopot para pembantunya di kabinet yang dinilai tidak loyal dan tidak berpihak pada kepentingan rakyat.
"Dengan kondisi kekinian, kita akan sampaikan dalam poin ketiga, kita meminta kepada pak prabowo mencopot tidak ragu-ragu pembantu yang tidak loyal dan tidak pro rakyat. Itu. Yang paling penting," kata Kurniawan dengan nada tegas.
4. Presiden Harus Sering Turun ke Daerah
Relawan meminta agar Presiden lebih sering turun langsung ke masyarakat di berbagai daerah. Tujuannya adalah agar Prabowo dapat melihat dan mendengar langsung permasalahan rakyat, tanpa hanya bergantung pada laporan dari bawahannya.
Baca Juga: Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat, Presidenn Prabowo: Target 165 Unit di Akhir Bulan
"Kami meminta kepada pak prabowo kembali ke rakyatnya supaya tahu permasalahan yang ada di wilayah, jangan sampai hanya mendengarkan dari orang-orang laporan belum tentu benar," tambahnya.
Gerakan ini juga menjadi respons atas adanya isu dan manuver politik yang mencoba "menggoyang" stabilitas pemerintahan Prabowo. Kurniawan menegaskan bahwa relawan sejati, yang telah berjuang bersama Prabowo sejak 2008, tidak akan tinggal diam.
"Melihat kondisi hari ini, masukan ada goyang-goyang ke pemerintah Prabowo, sikap kami jelas," kata Kurniawan.