KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor bersama unsur Muspika Sukaraja menggelar operasi penertiban tempat hiburan malam (THM), pada Jumat (07/03/2025) malam. Giat dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas selama Ramadan 1446 Hijriah.

Dua lokasi pertama yang menjadi sasaran adalah Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kabupaten Bogor. Namun, Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana menyebutkan, operasi tersebut diduga telah bocor sebelum tim tiba di lokasi.

"Diduga sudah bocor, terlalu ramai. Jadi mereka sudah mendengar dan mengetahui sebelum kita ambil tindakan,” ungkap Anwar.

Baca Juga: Pastikan Kamtibmas Kabupaten Bogor Tetap Aman Selama Ramadan 1446 H, Polres Bogor Gelar Patroli Gabungan

Sementara itu, Tim Satpol PP menemukan sebuah toko di wilayah Nanggewer, Cibinong yang menjual minuman keras tanpa izin. 

"Sebanyak 183 botol minuman keras berbagai merek disita. Pemiliknya akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait perizinan usaha,” tegasnya

Anwar mengatakan, keberadaan THM di Kabupaten Bogor paling banyak tersebar di wilayah tengah dan utara, seperti Cibinong, Kemang, Parung, Gunung Putri, dan Cileungsi.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Dedie Rachim Minta Warga Waspada dan Hindari Daerah Rawan Saat Hujan Deras

"Barat, selatan saya jarang menemukan THM, tapi THM biasanya ada di perkotaan khususnya di wilayah Cibinong Raya, Gunung Putri,Cileungsi, Sukaraja, kalau Parung dan Kemang itu gudangnya,” ungkapnya.

Namun, upaya penindakan terhadap THM tidak selalu berjalan mulus. Anwar mengungkapkan bahwa sering kali informasi mengenai operasi bocor sebelum dilaksanakan, diduga karena adanya oknum yang membocorkan rencana tersebut.

"Kami rapat tertutup saja, baru keluar dua langkah sudah ada yang tahu bahwa besok akan ada penertiban. Dunia hitam ini sangat kuat di Kabupaten Bogor, dan untuk memberantasnya secara total sangat sulit karena banyak pihak yang berkepentingan,” kata dia.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Kumpulkan Empat Kepala Daerah, Bupati Bogor Rudy Susmanto: Ambil Langkah Atasi Banjir

Selain itu, razia terhadap praktik prostitusi juga akan dilakukan secara bertahap, tergantung pada laporan masyarakat.

Razia Satpol PP 2.webp
TUJUKAN BARANG BUKTI: Satpol PP Kabupaten Bogor dan unsur Muspika ecamatan Sukaraja menunjukkan sejumlah barang bukti minuman keras (Miras) yang terjaring razia, Jumat (07/03/2025) malam. FOTO: DZIHARUL ISLAM NUSANTARA/CEKLISSATU.COM

"Jika ada laporan yang masuk, kami akan langsung bergerak,” tegasnya.

Anwar mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kesucian bulan Ramadan dengan meningkatkan ketakwaan serta ikut serta dalam menjaga lingkungan.

“Kami tidak akan lelah melakukan penertiban selama 24 jam demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan kondusif,” tutupnya.