Menanggapi situasi ini, Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat bepergian pada waktu rawan.
Baca Juga: Instruksi Presiden, Desa Bantarsari Rancabungur Lakukan Retreat RT RW yang Pertama di Jawa Barat
"Kami imbau masyarakat, terutama yang beraktivitas malam hari, baik pulang kerja, berangkat kerja, atau menjelang Subuh, agar waspada dan berhati-hati,” ujar Saepudin.
Pemerintah desa, lanjut Saepudin, telah mengambil beberapa langkah pencegahan.
Di antaranya mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta meminta penambahan penerangan jalan umum di titik-titik rawan kepada Dinas Perhubungan dan Diskominfo.
"Kami sudah lakukan koordinasi dengan Linmas, Babinsa, dan jajaran Polsek untuk melakukan patroli malam. Jadwalnya dari jam 10 malam sampai tengah malam, dan dilanjutkan dini hari antara jam 3 sampai jam 5,” jelasnya.
Baca Juga: Kawasan Perkebunan Sawit di Rancabungur Bogor Dipenuhi Sampah, Begini Respon Kades dan Camat
Selain tindakan preventif, pihak desa juga memberikan dukungan kepada para korban. “Untuk korban, kami sudah bantu pengobatan dan kompensasi lainnya,” tambah Saepudin.